Desa Makalelon, yang terletak di Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, adalah sebuah komunitas kecil dengan penduduk 332 jiwa. Dikelilingi kebun cengkeh dan kelapa, mayoritas warga desa Makalelon adalah petani kecil dengan penghasilan sekitar Rp500.000 hingga Rp1.000.000 per bulan. Meski bekerja keras, kehidupan di desa ini masih penuh tantangan, terutama di bidang kesehatan.
Minimnya Akses Kesehatan
Warga Desa Makalelon harus menghadapi keterbatasan fasilitas kesehatan. Puskesmas hanya buka sebulan sekali, sehingga mereka sering menempuh perjalanan 20 menit ke kota kecamatan untuk mendapatkan layanan medis. Karena itu, banyak warga mengandalkan obat alami, membeli obat di warung, atau menunggu Posyandu datang ke desa.
Bantuan dari BAKSOS OBI
Untuk membantu mengatasi tantangan ini, Obor Berkat Indonesia (OBI) mengadakan Bakti Sosial (BAKSOS) Kesehatan di Kantor Hukum Tua Desa Makalelon. Acara ini dimulai pukul 12 WITA dan dihadiri oleh 113 pasien. Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan dan pengobatan untuk berbagai penyakit.
Sebagian besar pasien, terutama anak-anak, datang dengan keluhan batuk pilek. Cuaca yang tidak menentu serta kondisi lingkungan menjadi salah satu penyebab utama tingginya kasus ini. Selain itu, banyak warga dewasa mengeluhkan gangguan pencernaan atau dispepsia, yang sering dipicu oleh pola makan tidak teratur dan konsumsi makanan sederhana. Sementara itu, warga lanjut usia lebih banyak menghadapi masalah asam urat, yang dipicu oleh kebiasaan makan makanan tertentu yang sulit dihindari.
Melalui kegiatan ini, OBI tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi warga Desa Makalelon. Banyak warga merasa sangat terbantu, terutama mereka yang sulit menjangkau layanan kesehatan.
© Copyright 2024
Obor Berkat