Waktu Eben Mulai Belajar Memaafkan, Hidupnya Pelan-Pelan Berubah

Eben Haezar Ozawa Zega adalah anak berusia 7 tahun yang tinggal bersama orang tua dan saudara-saudaranya di Desa Lasara Sisobahili, Gunungsitoli. Saat ini ia duduk di kelas 1 SD. Awalnya, Eben mengikuti kegiatan School of Life hanya karena ikut saudara-saudaranya. Namun seiring waktu, ia mulai rajin hadir dan semakin bersemangat belajar.

Meski demikian, Eben sempat menghadapi tantangan dalam sikapnya sehari-hari. Ia dikenal mudah mengejek teman, suka berkelahi, dan sulit memaafkan. Bahkan, beberapa temannya sering melaporkan perilakunya kepada guru di sekolah. Menariknya, di rumah ia terlihat baik-baik saja sehingga orang tua tidak terlalu melihat masalah tersebut secara langsung.

Perubahan mulai terjadi ketika Eben mengikuti pembelajaran Content Curriculum SOL dengan tema Aku Cinta Damai. Melalui penjelasan sederhana dan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan anak-anak, tutor membantu Eben memahami bahwa konflik adalah bagian dari kehidupan, tetapi sikap sabar dan saling mengampuni membawa damai dan sukacita. Saat itu, Eben merespons dengan serius. Ia berdoa dan berkomitmen untuk berubah serta lebih berhati-hati dalam berteman.

Sejak momen itu, perlahan sikap Eben mulai berbeda. Ia tidak lagi terlibat perkelahian seperti sebelumnya dan mulai membangun relasi yang lebih baik dengan teman-temannya. Kini Eben dikenal lebih tenang dan mampu bergaul dengan lebih positif. Untuk anak seusianya, perubahan ini menjadi langkah penting dalam pertumbuhan karakter yang sehat.

Orang tua dan tutor berharap pendampingan seperti ini dapat terus berjalan agar Eben semakin bertumbuh dalam sikap yang penuh damai.

Share berita baik ini yuk!