Indonesia menjadi negara berisiko bencana tertinggi kedua di dunia dari 193 negara. Bencana seperti kebakaran hutan, banjir, cuaca ekstrem, tanah longsor, gempa bumi, dan letusan gunung berapi jadi ancaman yang terus dihadapi masyarakat. Pada tahun 2023, Indonesia mengalami empat kali letusan gunung berapi, mencerminkan betapa rawannya negara ini terhadap bencana alam.
Selama ini, fokus OBI dalam bantuan bencana adalah memberikan bantuan langsung kepada individu dan keluarga terdampak untuk meringankan penderitaan mereka. Namun, dengan meningkatnya frekuensi dan dampak bencana, kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan semakin meningkat. Terlebih saat BMKG memprediksi potensi terjadinya gempa megathrust di Indonesia, pendekatan ini berkembang menjadi lebih responsif dengan menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan tindakan dini.
Sebagai langkah baru, OBI memulai Proyek Kesiapsiagaan Darurat, Tindakan Antisipatif & Tanggap Darurat yang bertujuan untuk meminimalkan kerugian dan korban jiwa. OBI bekerja sama dengan instansi pemerintahan dan mitra pelayanan untuk melaksanakan berbagai kegiatan pra-bencana di seluruh Indonesia, mencakup :
Sejak April 2024 sampai dengan hari ini, tim OBI telah 10 kali memberikan Pelatihan Kesiapsiagaan di berbagai area di Indonesia. Daerah tersebut meliputi Jakarta, Bandung, Jawa Tengah dan Jawa Timur, Kepulauan Mentawai dan Sumatera Barat.



Dengan pendekatan yang proaktif ini, OBI berkomitmen untuk tidak hanya membantu masyarakat bertahan dari bencana. Akan tetapi juga mempersiapkan mereka agar lebih tangguh dalam menghadapi ancaman di masa depan.
© Copyright 2024
Obor Berkat