Rafael Turnip dulu dikenal suka marah, memukul, atau merebut barang dari temannya. Namun sejak bulan Maret 2025, ia mulai berubah setelah belajar tentang kasih Tuhan Yesus di sekolah dan mendapat bimbingan dari guru serta orang tuanya. Kini Rafael lebih sabar, mau meminta maaf, dan belajar menyayangi sesama dengan tulus.
READ MORERosela Tahan Atok, anak dari Naibonat, kehilangan ayahnya sejak 2022. Hidupnya semakin sulit secara ekonomi, namun ia tetap tekun belajar dan aktif di School of Life (SOL) Ecclesia Airkom. Dengan dukungan OBI dan ibunya, Rosela perlahan bangkit, menjadi teladan bagi teman-temannya, serta terus memelihara harapan masa depan.
READ MOREGresita dan Angel, si kembar dari keluarga sederhana, kini mengalami perubahan hidup lewat sekolah gratis di PKBM OBI Tanah Merah. Mereka belajar bukan hanya ilmu akademik, tetapi juga nilai moral yang membentuk karakter dan masa depan lebih baik.
READ MORECleo, anak tunggal dari Belawan Sicanang, mengalami perubahan luar biasa melalui School of Life GP Belawan Sicanang. Dari anak yang kurang percaya diri, kini ia berani memimpin doa, penuh semangat, dan bercita-cita menjadi tentara.
READ MOREGresita, siswi kelas 6 PKBM OBI, dulu terbiasa mengambil uang ibunya diam-diam untuk jajan. Namun lewat konseling dan pemuridan yang ia jalani di sekolah, Gresita berani mengakui kesalahannya dan berjanji tidak mengulanginya lagi. Kini ia berubah menjadi anak yang jujur dan terbuka pada ibunya.
READ MOREEzra memiliki keunikan yang membuatnya berbeda dengan teman-temannya. Ia cenderung hiperaktif dan sering melampiaskan energinya dengan memukul....
READ MORE© Copyright 2024
Obor Berkat