Dika (9 tahun) dikenal sebagai anak yang ceria dan pendiam saat ia belajar di Sanggar Belajar School of Life GGP Rumah Doa Batam. Namun di balik karakternya yang ceria, Dika punya kebiasaan yang tidak baik. Ia sering berbohong pada orangtuanya saat di rumah.
“Awalnya aku bilang ke Mama bahwa aku bermain di depan rumah, tapi sebenarnya aku pergi jauh, sampai ke daerah Mangsang,” cerita Dika. Beberapa kali ayahnya memarahi Dika, namun hal itu tidak membuatnya berubah. Ia masih sering berbohong agar ia bisa bermain dengan teman-temannya.
Tutor sanggar belajar baru mengetahui kebiasaan ini, sebab yang mereka tahu Dika adalah anak yang taat dan rajin beribadah. Bahkan selama setahun, ia berdoa dan meminta dukungan doa dari guru dan teman-temannya di sanggar belajar agar keluarganya mau beribadah bersama. Saat itu tutor sanggar belajar berusaha untuk menasehati Dika agar tidak mengulangi kebiasaannya.
Perubahannya mulai terlihat beberapa bulan setelah Dika menonton tayangan kisah motivasi dari tokoh Daniel di istana Raja Nebukadnezar di sanggar belajar. “Daniel adalah orang yang jujur. Aku ingin seperti Daniel, jadi aku memutuskan untuk berubah.”
Dika juga bertekad untuk menjadi anak yang lebih baik setelah doanya dijawab oleh Tuhan. Di mana ia bisa beribadah bersama keluarganya setiap minggu. Sejak saat itu, Dika benar-benar berubah. Ia tidak lagi bermain jauh-jauh dan mulai rajin membantu di rumah.
“Semenjak anak-anak kami masuk les (sanggar belajar School of Life), mereka banyak berubah. Dulu Dika sering membantah, malas belajar, dan suka berbohong. Sekarang dia lebih rajin, tidak berbohong lagi, dan semakin tekun belajar. Bahkan dia jadi juara di sekolahnya,” ungkap ibu Dika bangga.
Melalui pendampingan tutor sanggar belajar dan kurikulum School of Life Dika dapat belajar tentang kejujuran dan tanggung jawab. Sehingga dapat berubah jadi anak yang lebih baik. Dukung pendidikan tambahan Gratis untuk seluruh anak Indonesia di daerah 3T dengan berdonasi di bawah ini!
© Copyright 2024
Obor Berkat