Banjir besar yang melanda Kota Bekasi pada 3 Maret 2025 benar-benar melumpuhkan aktivitas warga. Hujan deras sejak awal bulan menyebabkan Kali Bekasi meluap, merendam ribuan rumah dengan ketinggian air mencapai tiga meter di beberapa titik. Ini menjadi banjir terparah sejak 2020, memaksa banyak warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Di tengah kepanikan itu, Evelyn, seorang nenek berusia 95 tahun dengan penglihatan yang tidak lagi jelas, hanya bisa pasrah di rumahnya. Bertahun-tahun ia hidup sebatang kara, tanpa suami dan anak. Setiap hari ia hanya bisa mengharapkan asupan makanan dari tim gerejanya.
“Biasanya tidak separah ini,” ungkapnya ketika ditemui tim OBI di rumahnya pasca banjir. Namun, saat itu air terus naik dengan cepat. Nenek Evelyn yang sudah renta hanya bisa duduk, menunggu, tanpa tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Beruntung, sekelompok relawan dari gereja datang sebelum air semakin tinggi. Mereka bergerak cepat mengevakuasi warga, termasuk nenek yang sudah tidak bisa lagi menyelamatkan diri sendiri. Dengan sigap, mereka membawanya ke gereja, tempat yang lebih aman dari terjangan banjir. Tak lama setelah itu, air semakin tinggi, hampir menenggelamkan rumahnya.
Di gereja, nenek merasa lega. Ia selamat, berkat pertolongan yang datang di saat yang tepat. Sementara itu, Obor Berkat Indonesia (OBI) juga bergerak menyalurkan bantuan kepada para korban banjir. Sejak 5 Maret, OBI telah mendistribusikan 1000 paket sembako ke berbagai titik terdampak, termasuk Pondok Gede Permai, Pos RW 112 Duren Jaya, dan Teluk Pucung. Bantuan ini mencakup kebutuhan pokok seperti beras, biskuit, air mineral, telur, sarden, dan garam.
Tak hanya itu, OBI juga menyediakan layanan kesehatan gratis untuk masyarakat yang terdampak dan mengadakan dukungan psikososial bagi anak-anak korban banjir. Di saat warga Bekasi berjuang menghadapi bencana ini, kepedulian dari berbagai pihak menjadi harapan yang nyata.
Nenek Evelyn, menjadi salah satu warga yang menerima bantuan ini sangat bersyukur dan berterima kasih. “Terima kasih sudah menolong kami, OBI.” ucapnya. Meskipun saat ini ia sudah kembali ke rumahnya, barang-barangnya masih lembab dan tidak bisa digunakan.
Terima kasih Mitra OBI, uluran tangan Anda telah memberikan harapan baru bagi nenek Evelyn dan warga Bekasi lainnya. Mari bersama-sama membantu mereka yang terdampak. Setiap uluran tangan, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang melewati masa sulit ini.
© Copyright 2024
Obor Berkat