Perjalanan Guru PAUD Menemukan Hati untuk Anak-Anak 

Perjalanan Guru PAUD Menemukan Hati untuk Anak-Anak 

Suasana belajar yang hangat di ruang kelas juga tumbuh dari para guru yang mau terus belajar. Karena itu, kami mengambil peran mendukung para guru PAUD Super5 melalui pelatihan dan pendampingan agar mereka semakin memahami kebutuhan setiap anak. Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Tetap Riang, atau akrab disapa Miss Teta, seorang guru muda berusia 22 tahun. 

Sejak masa sekolah, Miss Teta justru merasa dunia anak bukanlah tempatnya. “Dulu kalau saya melihat anak yang nakal pengen memukul, pengen marah. Jadi nggak suka sama anak-anak,” ungkapnya. Bahkan ketika diajak terlibat dalam pelayanan anak, ia sempat menolak karena merasa tidak cukup sabar saat menghadapi anak-anak. 

Meski begitu, Miss Teta sebenarnya memiliki pengalaman mengajar sejak sekolah hingga kuliah, mulai dari les privat, bimbingan belajar, hingga mendampingi anak-anak saat magang di museum.  

Pandangannya terhadap anak-anak mulai berubah setelah lulus kuliah pada September 2025 dan bergabung sebagai guru PAUD Super5 Benih Kasih. 

Mengajar anak usia dini memberinya tantangan baru. Kelas yang ramai, anak-anak yang aktif, hingga berebut mainan kerap menguji kesabarannya. 

Perubahan semakin terasa setelah ia mengikuti pelatihan Super5, khususnya materi tentang perkembangan otak anak. Ia memahami bahwa perilaku anak berkaitan erat dengan proses tumbuh kembang mereka. “Sangat memengaruhi, membantu saya, memotivasi saya untuk bisa belajar lebih lagi, untuk sabar, untuk menyayangi anak-anak, dan memahami kondisi anak-anak.” 

Terima Kasih, melalui dukungan Anda melalui OBI, semakin banyak guru diperlengkapi untuk mendampingi anak dengan kasih dan pemahaman yang lebih baik selama masa pertumbuhan mereka. 

Share berita baik ini yuk!