OBI Tetap Hadir Dua Minggu Pasca Bencana

OBI Tetap Hadir Dua Minggu Pasca Bencana

Banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatera Utara serta Aceh beberapa waktu masih meninggalkan duka dan trauma bagi keluarga yang terdampak. Di Sibolga, Aceh Tamiang, hingga Aceh Tenggara, warga harus berjuang membersihkan sisa-sisa harta benda mereka sambil menata kembali perasaan yang sempat terguncang.

Selama dua minggu terakhir, tim Yayasan Obor Berkat Indonesia telah berada di lokasi untuk menemani warga melalui masa-masa sulit ini. Kamu tetap berusaha untuk memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi dan proses pemulihan bisa berjalan lebih cepat.

Kehadiran di Tengah Masa Sulit

Tim relawan medis dan non-medis OBI terus bergerak menyisir wilayah terdampak. Bukan hanya soal memberi barang, tapi juga memastikan warga merasa didengar dan dibantu secara nyata. Berikut adalah beberapa langkah respons yang telah dilakukan:

  • Penyaluran Kebutuhan Pokok: Kami mendistribusikan bahan makanan siap saji dan ribuan paket sembako untuk menjaga ketahanan pangan keluarga di pengungsian.
  • Layanan Kesehatan: Karena akses ke puskesmas terkadang masih sulit, mobile clinic kami tetap beroperasi memberikan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan dasar secara cuma-cuma.
  • Bantuan Teknis Pasca-Banjir: Membersihkan rumah dari lumpur tebal bukan perkara mudah. Kami menurunkan alat High Pressure Cleaner untuk membantu komunitas membersihkan rumah dan fasilitas umum agar segera bisa digunakan kembali.
  • Dukungan Psikososial: Bersama Superbook Indonesia, tim mendampingi anak-anak untuk kembali ceria, sekaligus memberikan penguatan emosional bagi orang dewasa agar mereka merasa lebih aman.

Berkat kolaborasi di lapangan, total 6.064 bantuan telah didistribusikan. Detail bantuannya meliputi:

  • Pangan: 4.041 paket sembako dan 280 makanan siap saji.
  • Non-Pangan: 710 selimut, 400 tikar, 600 lampu darurat, 25 terpal, hingga 5 unit genset untuk area yang masih minim listrik.

Menuju Fase Pemulihan

Saat ini, kami mulai masuk ke fase koordinasi transisi pemulihan. Fokus tim mulai bergeser pada rencana jangka menengah agar masyarakat bisa segera kembali ke rutinitas normal.

Perjalanan ini belum selesai. Terima kasih kepada para relawan dan mitra yang terus mendukung hingga hari ini. Setiap bantuan yang sampai di tangan warga adalah langkah kecil menuju pulihnya kehidupan di sana.

Share berita baik ini yuk!