Ia teringat firman Tuhan: “Mintalah kepada Tuhan, sebab Dia sanggup melakukan mujizat.”
READ MORESejak kecil, Olvan sering merasa minder. Hal ini karena ia sering diejek “gendut” atau “jelek,” baik di sekolah maupun di sekitar rumah saat ia tinggal di Nias.
READ MOREKisah Ibu Yuni di Sidoarjo membuktikan bahwa dukungan melalui program Hunger Relief OBI mampu mengubah kehidupan. Dengan tambahan modal usaha, warung buburnya kembali bangkit, menghadirkan harapan baru bagi keluarga yang sempat terhimpit utang dan kesulitan ekonomi.
READ MOREFanya, siswi School of Life di Gereja Baptis Indonesia Segrumung, Boja, awalnya diliputi rasa takut dan kurang percaya diri saat hendak masuk SMP favorit. Melalui kelas karakter dan pemuridan, ia belajar self awareness, berdoa, dan mengandalkan Tuhan hingga berani melangkah menuju masa depan.
READ MOREHeriyadi Fino Guardiola, remaja 13 tahun asal Desa Malosa, Bengkayang, Kalimantan Barat, sudah bertahun-tahun menderita hernia inguinalis sejak usia dua tahun. Keterbatasan ekonomi membuat keluarganya tak mampu membiayai operasi, meski benjolan di selangkangannya sering kambuh hingga mengganggu sekolah dan aktivitas bermain bola. Berkat program operasi gratis dari OBI, Fino kini memiliki harapan baru untuk sembuh dan meraih masa depan yang lebih sehat serta percaya diri, sekaligus memberi kelegaan bagi orang tuanya.
READ MOREKisah Jessica Holy, siswi 11 tahun dari Semarang, yang belajar berhenti mengolok-olok teman dan berusaha mengasihi lewat kelas karakter SOL. Dari anak yang suka iseng, Holy kini berubah menjadi teman yang lebih menyenangkan dan membawa sukacita bagi sekitarnya.
READ MORE© Copyright 2024
Obor Berkat