Modal Pertanian yang Bikin Keluarga di Komunitas Airkom Bangkit

Musim kemarau panjang sering kali menjadi ketakutan bagi para petani, terutama di komunitas Airkom di Desa Naibonat, Kupang Timur – NTT. Kekurangan modal, air yang langka dan keterbatasan alat irigasi mempengaruhi produktivitas dari pertanian di komunitas ini. Meski memiliki sumur, mereka tak mampu mengairi sawah secara maksimal karena keterbatasan alat.

Dengan hasil panen yang tidak seberapa, keluarga-keluarga di sana tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup dasar mereka. Sehingga sering kali mereka mengolah jagung (pakan ternak) menjadi makanan mereka sebagai pengganti makanan utama keluarga.

Berkat kemurahan hati banyak Mitra OBI, muncul sebuah harapan untuk meningkatkan produktivitas serta penghasilan dari empat keluarga petani ini.

Melalui program Hunger Relief, OBI menyalurkan bantuan modal untuk membeli benih padi, pupuk, pestisida, serta alat pertanian seperti pompa air dan jasa traktor. Bantuan ini diberikan untuk menjawab masalah mendasar yang mereka hadapi, terutama terkait irigasi dan kelangkaan air.

Serah terima benih, pupuk dan pestisida.
Serah terima bantuan alat irigasi

Selain bantuan modal, OBI juga memberikan pelatihan pembukuan sederhana. Dengan begitu, para petani dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik, memastikan keberlanjutan usaha pertanian mereka di masa depan. Bagi keluarga di komunitas Airkom, bantuan yang telah Anda berikan kepada mereka bukan hanya modal dana. Akan tetapi memunculkan harapan akan masa depan yang lebih baik untuk keluarga mereka.

Share berita baik ini yuk!