Kualitas pendidikan anak usia dini sangat bergantung pada kesiapan dan ketekunan para guru. Namun tidak semua guru PAUD memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan yang linear dan sesuai standar, bukan karena kurangnya kerinduan untuk belajar, melainkan karena keterbatasan akses dan biaya.
Melalui Program RPL S1 PG PAUD, CBN-OBI bersama Super5 dan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, berupaya menjawab kebutuhan ini secara berkelanjutan. Program ini dirancang khusus bagi guru-guru yang telah memiliki latar belakang S1 Kependidikan (S.Pd), namun belum linear dengan bidang Pendidikan Guru PAUD. Dengan mekanisme Recognition of Prior Learning (RPL), mata kuliah yang telah ditempuh sebelumnya dapat dikonversi sehingga masa studi menjadi lebih singkat. Perkuliahan yang dilaksanakan secara daring juga memungkinkan para guru tetap bisa melayani anak-anak di PAUD.
Dari sekitar 100 pendaftar, hanya 16 guru yang memenuhi kriteria dan akhirnya menerima beasiswa ini. Selain latar belakang akademik, setiap penerima beasiswa juga menandatangani komitmen pelayanan selama lima tahun untuk mengembangkan PAUD tempat mereka melayani.
Selama semester pertama berjalan, CBN dan tim Super5 melakukan pendampingan intensif bersama pihak Program Studi PGTK UKSW. Komunikasi rutin dilakukan untuk memastikan proses administrasi, perkuliahan, dan tugas akademik dapat dijalani dengan baik. Kami bersyukur, hingga akhir semester pertama, performa para peserta dinilai memuaskan.
Para guru sempat kesulitan dalam membagi waktu antara mengajar, keluarga, dan perkuliahan. Namun melalui dukungan komunitas guru Super5, mereka saling menguatkan dan menjalani proses ini bersama.
Salah satu penerima beasiswa adalah Ibu Desyana Vransisca Daeli, S.Pd., B.Ed., guru dari TK Swasta Kristen Tomorrow’s Hope di Nias. Sejak awal, ia rindu melihat sekolah tempatnya melayani berkembang dan memenuhi ketentuan izin operasional PAUD.
“Sekolah kami belum memiliki guru bergelar PAUD, sementara itu adalah salah satu ketentuan agar PAUD kami memiliki izin operasional…,” tuturnya.
Selama mengikuti perkuliahan RPL, Ibu Desyana mendapatkan banyak pembelajaran yang langsung diterapkan di sekolah. Mulai dari pengembangan metode belajar hingga pendampingan anak berkebutuhan khusus. Ia tidak dituntut untuk menghadirkan perubahan yang sempurna, tetapi belajar untuk menghadirkan perkembangan nyata bagi anak-anak yang dilayaninya.
Ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada dirinya. Ia membagikannya kepada rekan-rekan guru dan mengajak orang tua murid untuk terlibat aktif dalam proses belajar anak. “Semua ini saya jalani di tengah peran saya sebagai guru, istri, ibu, dan anak yang juga merawat orang tua yang sakit. Saya sungguh bersyukur bisa menyelesaikan semester pertama,” ungkapnya.
Kami berterima kasih kepada Anda, karena telah memilih untuk terus berjalan bersama kami, mendukung para guru yang setia melayani anak-anak, dan menanamkan dampak yang akan dirasakan dalam jangka panjang.
Ke depan, Super5 memiliki kerinduan untuk membuka akses beasiswa penuh S1 PG PAUD bagi guru-guru dengan latar belakang SMA. Para peserta RPL Batch 1 hari ini sedang membuka jalan bagi kesempatan tersebut. Dengan dukungan yang berkelanjutan dari Anda, semakin banyak guru dapat diperlengkapi, dan semakin banyak anak dapat menerima pendidikan yang bermutu sejak usia dini.
© Copyright 2024
Obor Berkat