Rosalina (18 tahun) salah satu anak dari PKBM OBI Paket C yang telah keluar dari trauma masa lalunya. Saat belajar di PKBM OBI, Rosalina dikenal sebagai anak yang rajin, bahkan ia sangat aktif dalam kegiatan membatik di School of Life Rawasengon.
Sejak awal Rosalina merantau bersama kakak kandungnya ke Jakarta karena desakan ekonomi keluarganya. Harapan Rosalina ia bisa mendapatkan pekerjaan untuk membantu perekonomian keluarganya. Namun ia tidak memiliki ijazah yang ia bisa gunakan untuk melamar pekerjaan yang layak.
Hingga akhirnya Rosalina menemukan sekolah paket gratis di Tanah Merah. Ia bergabung dengan Paket C di PKBM OBI Tanah Merah pada tahun 2022. Lewat PKBM OBI ia menempuh pendidikan demi menggapai cita-citanya sebagai seorang polwan untuk membahagiakan orang tuanya.
Namun tiba-tiba Rosalina yang ceria berubah menjadi pemurung dan pendiam. Ketika diajak bercerita, ia tidak mau mengelurkan sepatah kata apapun. Sampai akhirnya ia mulai mulai bercerita kalau ia mengalami pelecehan di tempat ia tinggal yang membuatnya trauma.
Selama ini Rosalina bersama kakak kandungnya di sebuah kos-kosan Jakarta. Semuanya terasa aman sampai orang yang ada di sekitar kosnya melakukan pelecehan terhadapnya. Kejadian tidak menyenangkan itu membuat Rosalina merasa tidak berharga dan hancur. Bahkan, ia sempat berhenti sekolah dan berpikir untuk mengakhiri hidupnya.
Momen kelam itu ia dapatkan dari seseorang yang ia anggap saudara, “Saya merasa sudah rusak, tidak menyangka orang yang aku anggap seperti keluarga sendiri, justru dia yang melakukan perbuatan jahat padaku,” ungkapnya dengan sedih.
Namun, di balik semua penderitaan itu, ada harapan baru yang datang melalui pelayanan di OBI. Dengan bimbingan dan doa dari Ibu Ester dan guru dari PKBM OBI Tanah Merah, Rosalina mulai bangkit kembali.
Ia selalu dimotivasi, diberi nasehat, dan setiap hari dibimbing untuk membaca Alkitab. Perlahan namun pasti, senyum ceria kembali menghiasi wajahnya, dan ia pun mulai melihat masa depan dengan harapan yang baru.
“Saya sangat bersyukur memiliki orang-orang yang sangat menyayangi saya. Senang bersekolah di OBI, walaupun banyak masalah dan sering memberontak, guru-gurunya selalu memberi motivasi, nasehat, dan mendoakan saya,” ungkap Rosalina dengan penuh rasa syukur.
Pada November 2023 lalu, Rosalina telah lulus dari PKBM OBI Tanah Merah dan telah mendapatkan ijazahnya. Kini ia bekerja sebagai baby sitter, sembari bekerja ia sedang memupuk mimpinya untuk menggapai cita-citanya sebagai seorang polwan.
Terima kasih, Mitra OBI, dukungan Anda telah memberikan pendidikan yang layak secara gratis bagi anak-anak seperti Rosalina.
© Copyright 2024
Obor Berkat