“Terima kasih kepada para donatur OBI. Bantuan yang saya terima sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkap Yane, seorang ibu tunggal berusia 35 tahun dari Naibonat, NTT.
Ia harus membesarkan dua anak seorang diri setelah suaminya meninggal karena kanker lidah pada awal tahun 2024. Sebelumnya, keluarga Yane hidup dari penghasilan sang suami sebagai sopir pick-up yang mengantar warga dari Naibonat ke Kupang. Penghasilannya tidak banyak, tapi cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Namun, sejak sang suami sakit dan akhirnya meninggal, hidup Yane berubah drastis. Ia harus berjuang sendiri. Untuk bertahan, Yane mulai menjual sayur. Ia membeli dari pasar lalu dijual kembali di rumah. Tapi penghasilannya sangat kecil—kadang hanya Rp100.000 hingga Rp800.000 sebulan. Bahkan, sering kali dagangannya tidak laku dan terpaksa dibuang.
Terkadang, di rumahnya tidak ada beras sama sekali untuk keluarganya makan. Sehingga keluarganya harus bertahan dengan makan bubur atau jagung pakan ternak yang direbus lama biar bisa dimakan.
Yane ingin mencoba bertani padi, tapi ia tidak punya lahan dan tidak tahu caranya. Sementara itu selama ini, Ia tinggal di tanah milik keluarga, dan tidak punya modal.
Melihat perjuangan Yane, komunitas Ekklesia Airkom—tempat kedua anaknya ikut kegiatan sanggar belajar School of Life— dan OBI memberikan perhatian. Bantuan tersebut berupa bibit padi, alat pertanian, dan pendampingan. Komunitas juga meminjamkan lahan, tanpa biaya sewa agar Yane bisa bertani.
Dengan semangat dan tekad baru, Yane mulai belajar bertani. Ia dibantu oleh komunitas, dan terus dikuatkan lewat doa serta pendampingan dari tim OBI di NTT.
Usahanya tidak sia-sia. Di musim panen pertama, Yane berhasil memanen 78 karung padi. Sebagian ia jual, dan sisanya ia simpan untuk kebutuhan pangan selama satu tahun.
Anak sulungnya, Yohan (12 tahun) sangat bangga melihat ibunya bekerja keras dan tidak menyerah untuk ia dan adiknya. Kini mereka tidak takut kelaparan karena tidak ada persediaan beras.
Terima kasih, para mitra OBI yang sudah menjadi bagian dari perubahan hidup Yane dan keluarganya.
© Copyright 2024
Obor Berkat