Tidak semua anak bisa menceritakan rasa sedih yang mereka alami. Kebanyakan dari mereka akan memilih untuk memendam perasaan mereka dan menyendiri. Seperti yang dialami oleh Aidil setelah perpisahan kedua orangtuanya.
Aidil, seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dari Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Ia dikenal sebagai anak yang ceria, lucu dan sering bersenda gurau saat bergabung di sanggar belajar School of Life GBI Palopo pada tahun 2024 lalu. Namun semangat dan senyum itu mendadak hilang setelah orang tuanya berpisah di tahun 2025 awal. Bahkan ia sempat berhenti untuk datang ke School of Life selama beberapa bulan.
Meski sempat berhenti, Aidil akhirnya kembali datang. Alasannya sederhana, tetapi menyentuh. “Ingin belajar berdoa,” ucapnya pelan. Ia mengaku sebelumnya ia tidak rajin beribadah dan belum mengenal Tuhan Yesus.
Selama di sanggar belajar, tutor School of Life berusaha untuk merangkul dan mendampingi Aidil. Sampai sebuah momen secara perlahan mengubah Aidil.
Saat itu ia dan teman-temannya belajar pengembangan karakter dari kurikulum School of Life tentang “Menjadi Saksi Kebenaran”. Dari pembelajaran di hari itu, Aidil mengenal karakter Kristus dan menjadi saksi kebenaran dengan menunjukkan hal baik lewat perbuatan sehari-hari.
Saat ditanya siapa Tuhan Yesus bagi dirinya, Aidil menjawab dengan polos, “Penyelamat hati.” Bagi Aidil, Tuhan Yesus menolong hatinya yang pernah sedih karena perceraian orang tuanya. Ternyata, selama ini ia sering meminta pertolongan kepada Tuhan Yesus melalui doa-doa yang ia panjatkan. Dari proses itu, Aidil juga mulai belajar mengampuni orang yang pernah membuat hatinya terluka.
Sejak saat itu, hati Aidil perlahan dipulihkan. Tutor yang mendengarkan kesaksiannya pun merasa terharu, karena baru menyadari betapa dalam luka yang dirasakan anak berusia 10 tahun ini. Tutor yang mendampingi Aidil juga sangat bersyukur, karena kini Aidil mulai kembali ceria seperti sedia kala. Bahkan, ia sudah mulai aktif terlibat dalam pelayanan kecil di gereja.
Proses Aidil memang belum selesai, tetapi perubahan kecil itu menjadi tanda bahwa hatinya sedang dipulihkan.
© Copyright 2024
Obor Berkat