Dulu Nuntut Uang Jajan, Sekarang Pilih Nabung

Bayangkan anak usia 7 tahun yang setiap hari bisa meminta uang jajan Rp 15.000 – 20.000 kepada orang tuanya. Jika tidak diberi, ia akan marah bahkan mengancam tidak mau berangkat sekolah. Itulah kebiasaan yang sempat dimiliki Febri Nasir, siswa Paket A di sekolah OBI.

Ayahnya, yang bekerja di bengkel kecil, terbiasa menuruti permintaan Febri. Namun, kebiasaan itu sering jadi sumber pertengkaran di rumah, karena ibunya—seorang buruh cuci gosok—merasa cara tersebut tidak mendidik anak. Hasilnya, Febri pun terbiasa membawa uang cukup banyak ke sekolah dan menghabiskannya untuk jajan yang kurang sehat.

Perubahan mulai terlihat setelah Febri mengikuti pelajaran Superbook dengan tema “Paulus Meneguhkan Iman”. Dari situ ia belajar tentang ketaatan dan bagaimana menahan diri dari keinginan yang tidak perlu. Tidak berhenti di situ, guru-guru juga memberikan konseling dan mendoakan Febri. Perlahan tapi pasti, sikapnya mulai berubah.

Jika dulu ia suka “malak” ayahnya, kini Febri justru belajar bersyukur. Ia tidak lagi mematok uang jajan setiap hari. Bahkan, ia punya tekad baru: belajar menabung dari uang jajannya sendiri. “Bu, saya mau menabung dari uang jajan saya supaya bisa membantu orang tuaku, dan buat sekolah saya nanti,” ucap Febri polos kepada gurunya.

Sang ibu pun membenarkan perubahan itu. “Febri sudah membeli celengan sendiri dan mulai menabung,” katanya dengan wajah bahagia. Perubahan Febri bahkan ikut mengubah cara pandang orang tuanya, bahwa memberi uang berlebihan pada anak bukanlah bentuk kasih sayang, melainkan bisa menjerumuskan.

Menurut gurunya, memuridkan anak sejak kecil memang sangat penting, karena anak mudah dibentuk. Kisah Febri adalah buktinya. Dari seorang anak yang dulunya keras kepala dan terbiasa memaksa, kini ia belajar disiplin, bersyukur, dan punya impian yang lebih besar.

Perjalanan Febri menunjukkan satu hal sederhana: dengan bimbingan yang tepat dan kasih, perubahan selalu mungkin terjadi—bahkan pada anak usia 7 tahun sekalipun.

Share berita baik ini yuk!