Namanya Dameria, ia seorang siswi kelas 2 SMP di PKBM OBI Tanah Merah, ada trauma yang membekas di hatinya selama ia masih menjadi siswi di sekolah formal. Saat itu, ia sering menjadi korban bullying, baik secara verbal maupun fisik, yang menimbulkan trauma untuknya. Barang-barangnya sering disembunyikan, diejek dan sesekali ia mendapatkan perlakuan kasar dari temannya sendiri. Karena hal ini ia memilih untuk tidak masuk sekolah selama 1-2 bulan, saking takutnya masuk sekolah. Di masa itu sekolah bak rumah hantu yang menakutkan baginya. Ia tidak pernah menceritakan apa yang ia alami kepada orangtuanya, biasanya ia lebih suka bercerita dengan kakaknya. Melalui kakak Dameria lah orangtuanya tahu apa yang Dameria alami di sekolah. Buntut dari permasalahan ini, Dameria kemudian memutuskan untuk pindah ke sekolah OBI setelah sebelumnya lulus dari PKBM OBI, tempat di mana ia merasa lebih familiar dan aman.
Trauma membuat Dameria menjadi anak yang pendiam dan kehilangan kepercayaan diri. Namun, di sekolah OBI, kehadiran guru-guru yang memberikan motivasi dan konseling setiap hari membantu menyembuhkan lukanya. Mereka juga mengajarkan pentingnya mengampuni teman-teman yang pernah membully Dameria. Sebuah pesan dari guru OBI yang membekas di pikiran Dameria adalah, “Jangan pernah menyerah, tetap semangat, dan teruslah mengampuni. Karena kamu lebih berharga di mata Tuhan. Hidup kamu tidak ditentukan dari apa kata orang, ayo bangkit lagi…”
Dameria, pada akhirnya, mengambil langkah untuk memaafkan teman-temannya yang pernah menyakiti dan membully-nya. Saat acara paskah di Sekolah OBI, Dameria bahkan mendoakan teman-temannya tersebut. Proses ini membantu Dameria semakin terbuka untuk memaafkan dan melangkah maju.
Berkat pendidikan karakter yang diterima di Sekolah OBI, dalam waktu tiga bulan, Dameria mengalami perubahan positif yang signifikan. Ia kini menjadi anak yang lebih percaya diri, mampu menjawab pertanyaan guru dengan keberanian, dan menunjukkan peningkatan nilai, terutama pada pelajaran Ilmu Sosial.
Kisah Dameria mengajarkan bahwa melalui lingkungan pendidikan yang positif dan dukungan guru, seseorang dapat pulih dari trauma dan membangun kepercayaan diri yang lebih baik. Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar materi akademis, tetapi juga tempat di mana karakter dan kepribadian seseorang dapat dibentuk dengan baik.
© Copyright 2024
Obor Berkat