Cerita Nathan yang Membawa Keluarganya Kembali Dekat dengan Tuhan

Di sebuah keluarga sederhana yang tinggal tidak jauh dari gereja di Sidoarjo, ada seorang anak bernama Nathan. Ia dikenal sebagai anak yang tenang, tidak banyak bicara, tetapi ceria dan mudah menangkap pelajaran. Di balik kesehariannya yang terlihat biasa, perjalanan iman Nathan dan keluarganya ternyata tidak selalu mudah.

Beberapa tahun lalu, keluarga Nathan belum aktif beribadah. Ayahnya masih berjuang mendapatkan pekerjaan tetap, sementara ibunya belum percaya kepada Tuhan. Dalam kondisi ekonomi yang terbatas, perhatian keluarga lebih tertuju pada kebutuhan sehari-hari. Saat itu, hanya kakak Nathan yang setia datang ke gereja dan melayani di Sekolah Minggu. Namun, kunjungan dan perhatian dari pelayanan gereja terus menjangkau keluarga ini dengan sabar.

Perubahan mulai terlihat ketika ayah Nathan perlahan kembali beribadah. Tidak lama kemudian, ia mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Nathan pun diajak mengikuti kegiatan Sekolah Injil Liburan. Dari situlah ia mulai mengenal Yesus secara pribadi dan memutuskan untuk dibaptis. Keputusan Nathan menjadi titik awal yang menguatkan seluruh keluarganya. Ibunya pun akhirnya ikut percaya dan bersama-sama kembali aktif beribadah.

Kini, Nathan bertumbuh menjadi anak yang lebih berani dan percaya diri. Ia aktif mengikuti kegiatan School of Life (SOL), rajin membaca Alkitab, serta belajar musik gitar di gereja. Bahkan, ia tidak ragu menjawab pertanyaan atau tampil saat mendapat tugas dalam ibadah anak.

Dukungan keluarga dan lingkungan yang sehat membuat Nathan terus berkembang. Kehadirannya yang setia dalam setiap kegiatan menjadi tanda bahwa langkah kecil yang dijaga bersama dapat membawa perubahan besar bagi satu keluarga.

Share berita baik ini yuk!