Bertahan Hidup di Pengungsian Tanpa Selimut dan Obat, Mereka Butuh Uluran Anda!

Bertahan Hidup di Pengungsian Tanpa Selimut dan Obat, Mereka Butuh Uluran Anda!

Sejak 24 November 2025, Kota Sibolga dan area luas di Sumatera Utara tengah menghadapi krisis kemanusiaan akibat banjir bandang dan tanah longsor ekstrem. Ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka, dan kerugian kali ini jauh melampaui bencana sebelumnya, dipicu oleh intensitas hujan yang sangat tinggi.

Tragedi ini tidak hanya menimpa Sibolga, tetapi juga meluas ke sejumlah kabupaten lain, termasuk Tapteng dan Mandailing Natal. Laporan resmi mencatat korban jiwa, dengan lima orang meninggal dunia dan empat lainnya masih dalam pencarian, selain puluhan rumah yang rusak.

Kekhawatiran memuncak karena BMKG memprediksi hujan masih akan turun hingga akhir pekan, meningkatkan ancaman longsor dan banjir lanjutan. Saat ini, banyak penyintas yang terisolasi tanpa akses jalan, dan mereka harus bertahan di pengungsian dengan fasilitas dan persediaan kebutuhan pokok yang sangat terbatas.

Melihat situasi mendesak ini, Tim Kemanusiaan OBI mengambil langkah cepat untuk menyalurkan bantuan langsung. Mereka sedang menyiapkan lebih dari 500 Paket Darurat berisi kebutuhan vital seperti terpal untuk perlindungan darurat, makanan siap saji, selimut, dan obat-obatan—perlengkapan dasar yang sangat dibutuhkan bagi keluarga yang kehilangan segalanya.

OBI mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan, menunjukkan kasih nyata, dan membantu para korban melalui donasi ke BCA – 522 0309 292 a.n. Yayasan Obor Berkat Indonesia atau donasi di bawah ini!

Share berita baik ini yuk!