“Ketika pelajaran menulis, dia lebih memilih bermain. Ada saat di mana dia menangis jika ditegur, bahkan seperti anak yang tantrum…” ungkap Ibu Adiel, guru kelas Gefariel.
Gefariel (6 tahun) dikenal sangat aktif dan lebih suka bermain daripada duduk diam di kelas. Ia sering berjalan ke sana kemari, bahkan kerap menyela cerita guru untuk menyebutkan bagian yang belum selesai.
Sikapnya yang hyperaktif berpengaruh pada perkembangan akademisnya. Sejak bergabung di PAUD Batu Karang Nonohonis, Kupang – NTT ia belum lancar membaca dan masih kesulitan mengenal angka dengan baik.
“Karena ia adalah anak laki-laki satu-satunya, ia sangat dimanja oleh keluarga besarnya,” jelas orang tuanya. Hal ini membuat Gefariel kurang memahami sikap yang baik saat berinteraksi dengan orang yang lebih tua, terutama di dalam kelas.
Namun, seiring waktu dan bimbingan dari guru, perilakunya mulai berubah. “Kami sering memberikan contoh bahwa taat kepada guru juga berarti taat kepada Tuhan. Selain itu, materi dari kurikulum Super5 juga membantu, terutama melalui cerita seorang raja Beebot dari Super5 tentang ketaatan..” tambah Ibu Adiel.
Kini, Gefariel mampu duduk lebih tenang, mendengarkan dengan baik, dan lebih sabar menunggu gilirannya berbicara. Di balik sifat aktifnya, ia sebenarnya anak yang cerdas, sehingga perkembangannya dalam akademik pun berlangsung pesat. Ia sudah mengenali angka 1-20, huruf A-Z, dan mulai belajar merangkai kata sederhana seperti “ma-ta” dan “da-ri”.
Gefariel semakin bersemangat belajar. Ia senang belajar menulis dan bahkan sering meminta tugas tambahan dari gurunya. Saat ditanya tentang cita-citanya, ia menjawab dengan penuh keyakinan, “Aku ingin jadi polisi, supaya bisa menangkap penjahat!”
Dukungan Anda telah membawa perubahan besar untuk pendidikan anak-anak di daerah terpencil sejak dini. Mari kita lanjutkan kebaikan ini dengan kembali berdonasi dan memberikan mereka kesempatan untuk meraih pendidikan yang layak.
Klik DISINI sekarang dan jadilah bagian dari perubahan!
© Copyright 2024
Obor Berkat