Beni Belajar Pubertas di School of Life, Hidupnya Berubah!

Masa remaja adalah masa penuh perubahan, namun tidak semua anak memahami apa yang terjadi dalam dirinya. Benidiktus, atau akrab dipanggil Beni, adalah salah satunya. Anak ketiga dari tiga bersaudara ini tinggal bersama kakek dan neneknya di desa, karena kedua orang tuanya telah berpisah. Kakaknya yang pertama tinggal bersama ibunya di Jakarta, sementara kakaknya yang kedua meninggal dunia akibat stunting.

Beni dikenal sebagai anak yang aktif dan ceria. Namun, di usianya yang mulai memasuki pubertas, ia memiliki kebiasaan buruk: sering mengejek teman-temannya yang suaranya mulai berubah. Baginya, perubahan suara itu terdengar lucu. Tanpa sadar, ucapannya menyakiti hati teman-temannya.

Hal ini terjadi karena Beni tidak mendapat pengetahuan yang cukup mengenai masa pubertas, baik dari rumah maupun sekolah. Hingga suatu hari, saat pelajaran “Tubuhku Ciptaan Allah” di School of Life, tutor menjelaskan tentang tubuh manusia dan perubahan yang akan dialami remaja.

Kesempatan itu membuka mata Beni. Ia memberanikan diri bertanya tentang perubahan suara yang dialami teman-temannya. Dengan sabar, tutor menjelaskan tentang pubertas, baik pada laki-laki maupun perempuan. Dari sana, Beni menyadari bahwa perubahan itu alami, dan suatu hari nanti ia juga akan mengalaminya.

Sejak saat itu, Beni berhenti mengejek. Ia bahkan meminta maaf kepada teman-teman yang pernah ia ledek. Lebih dari itu, ia juga belajar pentingnya menjaga diri agar tidak terjerumus ke hal-hal buruk seperti pornografi.

Beni merasa sangat bersyukur. Meski tumbuh tanpa orang tua di sisinya, ia punya School of Life yang membimbingnya dengan penuh kasih dan keterbukaan. “Saya bersyukur karena School of Life membantu saya berperilaku benar sesuai Firman Tuhan,” ungkapnya.

Perubahan Beni membawa kebahagiaan tersendiri bagi kakek dan neneknya. Mereka senang karena cucu mereka mendapatkan pengajaran yang jelas tentang hal-hal yang selama ini dianggap tabu, sehingga Beni bisa tumbuh menjadi pribadi yang lebih bijak, menghargai teman, dan siap menghadapi masa remajanya dengan benar.

Share berita baik ini yuk!