Debora Tri Costari Harefa adalah seorang anak berusia 12 tahun yang kini duduk di kelas 6 sekolah dasar di Gunungsitoli. Ia dikenal sebagai anak yang ceria, aktif, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Di sekolah, Debora rajin mengikuti pelajaran dan sering meraih nilai yang baik, terutama pada mata pelajaran seperti matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
Namun, di balik prestasi akademiknya, Debora menghadapi tantangan dalam hal sikap dan karakter. Ia sering bersikap kurang hormat kepada orang tuanya, membantah saat dinasihati, dan tidak peduli ketika diminta membantu pekerjaan rumah. Hal ini menjadi pergumulan bagi keluarga, karena Debora sebenarnya adalah anak yang pintar dan memiliki potensi besar.
Perubahan mulai terjadi ketika Debora mengikuti pembelajaran di School of Life (SoL) GKB Gunungsitoli. Melalui kurikulum Aku dan Lingkungan, Debora diajak memahami hubungan antara dirinya, keluarga, dan lingkungan sekitar. Ia belajar bahwa menghormati orang tua, bersikap baik kepada sesama, serta hidup dalam kasih merupakan bagian penting dari karakter seorang anak. Di sini, Debora menyadari bahwa kepintaran saja tidak cukup tanpa karakter yang benar.
Dalam salah satu sesi pembelajaran, para tutor mengajak setiap anak untuk membuat komitmen pribadi sebagai langkah awal perubahan. Debora pun mengambil keputusan untuk berubah. Ia berjanji akan memperbaiki sikapnya, belajar mendengarkan orang tua, dan menerapkan nilai-nilai yang ia pelajari dalam kehidupan sehari-hari.
Seiring waktu, perubahan itu mulai terlihat nyata. Debora menjadi lebih rajin, lebih hormat kepada orang tua, dan menunjukkan sikap yang lebih baik kepada orang-orang di sekitarnya. Orang tua Debora pun bersyukur melihat pertumbuhan ini. Mereka berharap Debora terus bertumbuh dengan karakter Kristus, hidup takut akan Tuhan, dan kelak menjadi pribadi yang membawa berkat bagi banyak orang.
Kisah Debora menjadi bukti bahwa pendidikan karakter melalui School of Life mampu menolong anak bertumbuh, bukan hanya dalam pengetahuan, tetapi juga dalam sikap dan iman.
Terima kasih sahabat OBI, berkat dukungan dari Anda kita bisa mendampingi generasi masa depan agar karakter mereka dapat bertumbuh ke arah yang baik.
© Copyright 2024
Obor Berkat