Beberapa waktu yang lalu, kegiatan BAKSOS OBI berhasil menjangkau masyarakat pra-sejahtera di Desa Makalelon, Sulawesi Utara, melalui layanan kesehatan gratis. Di daerah ini, akses layanan kesehatan sangat terbatas karena Puskesmas hanya buka sebulan sekali.
Melalui kegiatan ini, OBI memberikan pelayanan kepada 113 pasien, salah satunya adalah Chrisella, seorang anak berusia 9 tahun dari Desa Rinondor. Selama satu tahun terakhir, Chrisella sering merasakan nyeri pada giginya, terutama saat mengonsumsi manisan atau cokelat.
Belakangan, ia juga mengalami nyeri ulu hati yang terasa seperti tusukan di bagian tengah perut. Sayangnya, jarak 15 kilometer ke Puskesmas terdekat menjadi hambatan besar bagi keluarganya. Mereka hanya mengandalkan obat seadanya untuk meredakan rasa sakit yang dialami Chrisella.
Perjalanan ke Puskesmas atau rumah sakit di kota membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Ayah Chrisella, seorang sopir kendaraan umum, juga merawat lahan kecil dengan 200 pohon cengkeh. Hasil panen cengkeh menjadi satu-satunya sumber penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ketika guru di sanggar belajar memberi tahu Chrisella tentang pengobatan gratis yang akan diadakan di kantor Desa Makalelon oleh OBI, ia langsung bersemangat dan menyampaikan kabar baik ini kepada keluarganya.
Saat kegiatan berlangsung, Chrisella datang bersama ayahnya. Dokter yang bertugas memeriksa kondisi Chrisella dengan teliti dan memberikan resep obat untuk mengatasi sakit gigi serta nyeri ulu hatinya. Dokter juga menyarankan agar Chrisella menghindari makanan manis yang memicu rasa sakit tersebut.
Hasilnya luar biasa! Hanya dalam dua hari setelah rutin mengonsumsi obat yang diberikan, sakit gigi yang dialami Chrisella selama setahun hilang, dan nyeri ulu hatinya tidak lagi kambuh. Chrisella merasa sangat senang atas kesembuhannya.
Keluarga Chrisella pun sangat bersyukur atas pengobatan gratis ini. Mereka merasa diperhatikan meskipun tinggal di daerah terpencil. Keluarga ini berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk membawa harapan dan kesembuhan bagi banyak orang yang membutuhkan.
“Terima kasih, OBI. Semoga semakin banyak orang yang merasakan pertolongan seperti kami,” ujar ayah Chrisella dengan penuh rasa syukur.
© Copyright 2024
Obor Berkat