Hidup di tengah kekeringan yang melanda komunitas Airkom di Desa Naibonat, Kupang Timur bukanlah perkara mudah. Para petani di sana harus menghadapi tantangan karena produktivitas terhambat, dimulai dari alat irigasi yang tidak memadai yang membuat penghasilan yang terus menurun. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan pangan, beberapa keluarga terpaksa mengolah jagung yang biasanya digunakan sebagai pakan ternak menjadi makanan sehari-hari.
Sebuah harapan muncul di pertengahan bulan Desember 2024, ketika Obor Berkat Indonesia memberikan bantuan modal usaha pertanian kepada empat keluarga petani di Airkom. Modal usaha yang telah kami berikan adalah berupa bibit padi, pupuk, pestisida, serta alat pertanian spt: pompa air dan pipa irigasi, Tidak hanya itu, mereka juga mendapatkan pelatihan untuk pembukuan pelatihan pembukuan sederhana. Agar OBI dan petani dapat memastikan keberlanjutan usaha pertanian mereka di masa mendatang.
Dengan semangat baru yang mereka peroleh, para petani pun bangkit di tengah kekeringan dan memulai proses penyemaian benih padi.
Baca Juga : Modal Pertanian yang Bikin Keluarga di Komunitas Airkom Bangkit

Penyemaian ini menjadi langkah penting untuk memastikan hanya bibit padi terbaik yang ditanam. Bibit yang lemah atau sakit akan disingkirkan, sehingga hasil panen nantinya lebih maksimal. Setelah tumbuh selama 20-30 hari dan memiliki beberapa helai daun, bibit ini akan dipindahkan ke lahan sawah yang telah disiapkan dnegan baik. Biasanya dilakukan dengan cara mencabut bibit dari persemaian dan menanamnya di sawah dengan jarak tanam tertentu.

Jika proses bertani dapat berjalan dengan lancar, bulan tiap petani akan menuai panen pertama pada April 2025. Setiap keluarga diperkirakan akan memanen hingga 15.000 kg padi. Dari jumlah itu, sekitar 200 kg akan disimpan untuk kebutuhan pangan keluarga, sementara sisanya, 14.800 kg, akan dijual. Hasil penjualan ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menjadi modal untuk menanam cabai.
Bagi para petani di komunitas Airkom, panen ini bukan sekadar hasil kerja keras. Modal yang diberikan jadi sumbu untuk menyulut semangat petani bangkit di tengah masa kekeringan di komunitas ini. Dari modal usaha ini, ada sebuah harapan untuk selanjutnya mereka dapat mempunyai pertanian cabai untuk kestabilan keuangan dari empat keluarga petani ini.
© Copyright 2024
Obor Berkat