Kelompok Petani Makalelon Mulai Menanam Tanaman Nilam 

Kelompok Petani Makalelon Mulai Menanam Tanaman Nilam 

Telah sukses dengan pertanian cabai kelompok pertanian Makalelon mulai menanam tanaman Nilam sejak Mei 2024 lalu.

Sebelumnya kelompok pertani ini menerima bantuan modal usaha pertanian dari OBI pada tahun 2023 lalu. Setelah menuai hasil berlimpah hingga panen terakhir dan merasakan dampak yang luar biasa. Akhirnya mereka beralih untuk menanam tanaman Nilam.

Alasan Beralih ke Tanaman Nilam

Hal yang mereka pertimbangkan sebelum menanam tanaman ini adalah penanaman yang mudah dan tidak perlu memberikan perhatian khusus, serta harga jual yang tinggi.

“Yang jadi bahan pertimbagan kami untuk menanam Nilam ini adalah keuntungan dari tanaman Nilam lebih besar dibandingkan rica (cabai). Kemudian lebih mudah dirawat dibandingkan dengan rica (cabai). Dan untuk di daerah Sulawesi Utara juga, tanaman Nilam ini sedang viral karena ada pengalaman dari petani-petani Nilam yang sudah berhasil di dekat daerah kami…” ungkap Amel, istri dari salah satu penerima manfaat bantuan modal usaha pertanian OBI.

BACA JUGA : Komunitas Petani Cabai Makalelon Merubah Gaya Hidup Bapak Frantje

Bedasarkan informasi yang mereka terima dari petani Nilam yang berhasil, dalam satu tahun tanaman Nilam bisa dipanen 3 hingga 4 kali. Di daerah Sulawesi Utara harga jual dari tanaman nilam yang sudah disuling menjadi minyak bisa mencapai Rp 1.200.000 hingga Rp1.500.000/kg. Hal inilah yang menjadi alasan pendukung, mengapa kelompok tani cabai makalelon ini beralih.

Modal untuk Pertanian Tanaman Nilam

Modal yang digunakan untuk penanaman nilam ini sebanyak Rp 1.500.000 yang diambil dari kas semasa pertanian cabai berlangsung. Modal tersebut digunakkan untuk membeli 3000 bibit tanaman Nilam dan penutupnya. Sementara ini mereka menggunakan pupuk sisah dari pertanian cabai sebelumnya.

Target utama mereka dalam penanaman nilam ini adalah 10.000 bibit, namun karena modal yang mereka punya tidak mencukupi sementara ini hanya 3000 bibit dulu. Kemudian setelah mulai bercabang, kelompok tani akan menggunakan metode stek untuk memperbanyak bibit.

Amel dan kelompok pertanian makalelon berterima kasih atas bimbingan OBI dalam melakukan pencatatan keuangan. Sehingga bisa memiliki uang kas untuk bisa memulai pertanian nilam ini.

“Terima kasih OBI, atas bimbingannya sehingga kita memiliki uang kas untuk memulai pertanian nilam. Semoga pertanian Nilam ini bisa berhasil dan memberkati petani di desa kecamatan Kakas. Bisa mengubah ekonomi juga, sehingga kehidupan keluarga, baik itu pendidikan anak, bisa jadi lebih baik. Kami juga rindu untuk punya alat penyulingan sendiri, sehingga kita tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk melakukan penyulingan…

Pengertian Tanaman Nilam

Tanaman Nilam (dok. pribadi OBI)

Nilam (Pogostemon cablin Benth) adalah suatu semak tropis penghasil sejenis minyak atsiri yang dinamakan sama (minyak nilam). Tanaman ini umum dimanfaatkan bagian daunnya untuk diekstraksi minyaknya, dan diolah menjadi parfum, bahan dupa, minyak atsiri, antiserangga, dan digunakan pada industri kosmetik.

Aroma minyak nilam dikenal ‘berat’ dan ‘kuat’ dan telah berabad-abad digunakan sebagai wangi-wangian (parfum) dan bahan dupa atau setanggi pada tradisi timur. Harga jual minyak nilam termasuk yang tertinggi apabila dibandingkan dengan minyak atsiri lainnya.

Tumbuhan nilam berupa semak yang bisa mencapai satu meter. Tumbuhan ini menyukai suasana teduh, hangat, dan lembap. Mudah layu jika terkena sinar matahari langsung atau kekurangan air. Bijinya kecil dan bunganya menyebarkan bau wangi yang kuat.

Share berita baik ini yuk!