Gabriel Hutagaol (12 tahun), siswa kelas 4 SD dikenal sebagai anak yang pendiam dan kurang percaya diri. Walaupun nilai akademik Gabriel sangat baik di kelas, namun ia sangat sulit untuk memimpin doa didepan teman-teman dan keluarganya.
Perubahan mulai terjadi sejak ia mengikuti kegiatan School of Life GBI Gasaribu. Disana Gabriel mengikuti bimbingan pelajaran seperti Matematika dan Bahasa Inggris yang membantu meningkatkan nilai akdemisnya.
Selain itu, melalui materi pembentukan karakter dan kisah Alkitab dalam kurikulum Superbook “Daud yang mengalahkan Goliat mengajarkan Gabriel tentang keberanian, ketekunan, dan kepercayaan kepada Tuhan dalam menghadapi tantangan.
Perubahan Gabriel mulai terlihat secara bertahap. Dalam bidang akademik, prestasinya meningkat dari peringkat ketiga menjadi peringkat pertama di sekolah. Ia yang sebelumnya menolak berdoa kini berani memimpin doa, baik di kelas maupun di rumah. Bahkan, melalui kelas pengembangan talenta di School of Life, kemampuan bermain drum Gabriel semakin terasah hingga ia dipercaya melayani sebagai pemain musik di Sekolah Minggu dan ibadah raya.
Orang tua Gabriel juga melihat perubahan ini secara langsung. Mereka menyampaikan bahwa Gabriel kini lebih percaya diri, lebih aktif dalam kegiatan rohani, dan menunjukkan tanggung jawab yang lebih besar dalam belajar.
Melalui lingkungan yang mendukung dan bimbingan yang berkelanjutan, Gabriel kini tidak hanya berkembang sebagai siswa berprestasi, tetapi juga sebagai anak yang berani melayani dan menjadi berkat bagi sekitarnya.
© Copyright 2024
Obor Berkat