Setiap anak punya cara yang berbeda dalam menghadapi pelajaran di sekolah. Ada yang mudah memahami, ada juga yang harus berusaha lebih keras. Bagi Gio Thimothy Tambunan, perjalanan belajar tidak selalu berjalan mulus. Namun melalui proses yang sederhana, hidupnya perlahan berubah. Sebagai anak bungsu dari empat bersaudara, Gio tumbuh di tengah keluarga yang saling mendukung satu sama lain.
Sebelum mengikuti kegiatan School of Life GBI Gasaribu, Gio sering mengalami kesulitan mengikuti pelajaran di sekolah. Setiap kali ujian tiba, ia harus mengikuti banyak remedial. Belajar juga bukan hal yang ia sukai. Gio lebih memilih bermain daripada membuka buku pelajaran.
Di rumah, ada satu hal lain yang juga belum ia lakukan: berdoa. Ketika diminta berdoa, Gio sering menolak karena merasa tidak tahu bagaimana caranya.
Perlahan, keadaan mulai berubah ketika Gio mengikuti bimbingan belajar di School of Life. Para tutor dengan sabar memotivasi anak-anak untuk rajin belajar dan membiasakan diri berdoa. Salah satu momen yang sangat berkesan bagi Gio adalah ketika ia menonton tayangan Superbook tentang kisah Yusuf.
Cerita tentang Yusuf membuat Gio berpikir. Ia melihat bagaimana Yusuf tetap setia kepada Tuhan dalam berbagai keadaan, dan bagaimana Tuhan menolong serta memberkati hidupnya. Dari kisah itu, Gio mulai memahami bahwa Tuhan bisa menolong siapa saja yang percaya kepada-Nya.
Sejak saat itu, Gio mulai mencoba berdoa. Doanya sederhana, dengan kata-kata yang ia pahami sendiri. Namun baginya, itu adalah langkah awal yang penting.
Perubahan ini juga dirasakan oleh ibunya, Ferawati Hutahaean. Ia melihat Gio mulai lebih serius belajar dan prestasinya di sekolah meningkat. Jika dulu Gio sering mengikuti banyak remedial, kini jumlahnya jauh berkurang. Di rumah pun Gio sudah terbiasa berdoa sebelum makan dan sebelum tidur.
Tutor School of Life, Dosmaida Nababan, juga melihat perkembangan yang sama. Gio yang dulu sering menolak ketika diminta berdoa, sekarang sudah berani memimpin doa di depan teman-temannya.
Perjalanan Gio mungkin masih panjang. Namun satu hal sudah terlihat jelas: ketika seorang anak mulai belajar percaya, perubahan kecil bisa membawa harapan yang besar. Dan bagi Gio, perjalanan itu dimulai dari sebuah cerita sederhana tentang Yusuf—dan keberanian untuk berdoa.
© Copyright 2024
Obor Berkat