Yolanda (2 tahun), seorang anak dari Desa Sisarahili Susua, Nias Selatan, akhirnya berhasil menjalani operasi bibir sumbing setelah melewati perjalanan panjang dan penundaan karena kondisi kesehatan. Pemeriksaan pascaoperasi menunjukkan bahwa luka operasinya pulih dengan baik.
Untuk mendapatkan layanan operasi, Yolanda dan keluarganya harus menempuh perjalanan panjang dari desa tempat tinggal mereka. Perjalanan dimulai menggunakan ojek, kemudian dilanjutkan dengan transportasi yang disediakan Obor Berkat Indonesia.
Jarak yang jauh dan kondisi jalan yang kurang baik menjadi tantangan tersendiri. Dalam perjalanan tersebut, Yolanda dan keluarganya terkadang harus menginap sebelum dapat kembali ke rumah.
Didampingi fasilitator OBI, Yolanda menjalani pemeriksaan awal sebagai bagian dari persiapan operasi bibir sumbing. Namun, menjelang jadwal operasi pertama, ia mengalami batuk yang belum mereda meskipun telah mendapatkan perawatan.
Demi keselamatannya, dokter memutuskan untuk menunda operasi hingga kondisi kesehatan Yolanda membaik. Orang tuanya menerima keputusan tersebut dan kembali menunggu sampai putrinya dinyatakan siap menjalani tindakan medis. Pada awal Agustus, Yolanda menjalani pemeriksaan kembali. Setelah dokter memastikan kondisinya cukup sehat, operasi bibir sumbing akhirnya dapat dilakukan.

Operasi Yolanda berjalan dengan baik. Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan, ia diizinkan pulang untuk melanjutkan pemulihan di rumah.
Namun, perjalanan kembali ke desanya masih menghadirkan tantangan. Hujan deras membuat keluarga Yolanda kesulitan mendapatkan ojek. Mereka harus menunggu hingga malam sebelum akhirnya memperoleh tumpangan menuju desa. Yolanda dan keluarganya tiba di rumah dengan selamat pada dini hari.
© Copyright 2024
Obor Berkat