OBI Bagikan Pembelajaran Kesiapsiagaan di Bulan PRB 2026

OBI Bagikan Pembelajaran Kesiapsiagaan di Bulan PRB 2026

Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran dan memperkuat kerja sama dalam mengurangi risiko bencana. Kegiatan ini telah diselenggarakan sejak 2013 secara bergilir di berbagai provinsi di Indonesia.

Pada 2026, Provinsi Banten menjadi tuan rumah Bulan PRB yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Serang. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Dari Selat Sunda untuk Indonesia: Sewindu Belajar untuk Kesiapsiagaan yang Lebih Baik.” Forum ini menjadi ruang bagi pemerintah, organisasi kemanusiaan, komunitas, dan masyarakat untuk membagikan pengalaman serta praktik baik dalam menghadapi bencana.

OBI Membagikan Pembelajaran dari Lapangan

Pada 13 Oktober 2026, Yayasan Obor Berkat Indonesia (OBI) berpartisipasi dalam sharing session dengan membawakan dua pembahasan utama. Sesi pertama membahas sistem peringatan dini berbasis rumah ibadah di Kalimantan Barat. Sesi berikutnya mengangkat pembelajaran dari respons Siklon Senyar di Sumatera.

Melalui sesi pertama, OBI memperkenalkan SIGMA Project, yaitu pemodelan sistem peringatan dini multi-ancaman yang melibatkan pemerintah, BPBD, dan komunitas rumah ibadah di Kalimantan Barat.

Model ini membantu menyampaikan informasi peringatan dari pemerintah kepada masyarakat melalui rumah ibadah. Pengembangannya juga mencakup keterhubungan dengan Command Center BPBD Kabupaten Landak.

Rumah Ibadah sebagai Penghubung Informasi

Salah satu tantangan dalam peringatan dini adalah memastikan informasi dapat diterima, dipercaya, dan segera ditindaklanjuti oleh masyarakat.

Rumah ibadah memiliki hubungan yang dekat dengan warga, tokoh yang dipercaya, serta sarana komunikasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi. Karena itu, rumah ibadah dapat mengambil peran penting dalam membantu masyarakat memahami risiko dan bersiap sebelum bencana terjadi.

Belajar dari Respons Siklon Senyar

Dalam sesi kedua, OBI membagikan pembelajaran mengenai peran komunitas dan rumah ibadah saat merespons Siklon Senyar di Sumatera. Peran tersebut mencakup evakuasi, penyediaan tempat pengungsian, dapur umum, distribusi bantuan, dan pemulihan awal.

Pembahasan juga mencakup pembangunan sekolah sementara serta dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak, terutama anak-anak.

Kedua sesi menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah, organisasi kemanusiaan, dan komunitas lokal. Pelayanan lintas iman, kebutuhan kelompok rentan, peningkatan kapasitas relawan, dan pendampingan berkelanjutan juga menjadi perhatian.

Melalui Bulan PRB 2026, OBI mendorong komunitas rumah ibadah untuk mengambil peran sejak tahap kesiapsiagaan hingga pemulihan. Pembelajaran ini diharapkan dapat mendukung pengembangan pendekatan serupa di wilayah lain.

Share berita baik ini yuk!