Tidak Ada Lagi Rasa Khawatir Saat Wulan Berangkat ke Sekolah

Tidak Ada Lagi Rasa Khawatir Saat Wulan Berangkat ke Sekolah

Nur Wulan Aprilia, atau yang akrab dipanggil Wulan, merupakan remaja berusia 17 tahun. Sebelum bergabung dengan PKBM OBI Tanah Harapan, ia sempat dua kali pindah sekolah karena kerap kali mengalami perundungan dan merasa tidak nyaman dengan lingkungan belajarnya.

Saat melanjutkan pendidikan di sebuah sekolah berasrama berbasis agama, Wulan berharap dapat menemukan lingkungan yang lebih baik. Namun, ia kembali menghadapi perlakuan yang membuatnya merasa direndahkan. Perbedaan antara senior dan junior, sindiran, serta perlakuan pilih kasih membuat Wulan tidak betah. Demi kebaikan anak mereka, orang tua Wulan akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikannya di tempat tersebut.

Suatu hari, Wulan dan keluarganya mendengar tentang PKBM OBI Tanah Harapan yang terletak di Jakarta Utara. Orang tuanya kemudian mendaftarkan Wulan agar ia tetap dapat melanjutkan pendidikan. Meski masih menyimpan rasa takut dan ragu karena pengalaman sebelumnya, Wulan memberanikan diri untuk datang dan mengikuti kegiatan belajar.

Sejak hari pertama, Wulan merasakan suasana yang berbeda. Ia merasa diterima dan tidak lagi berada di bawah tekanan.

“Di PKBM OBI, saya merasa diterima dan tidak mendapat tekanan. Sejak hari pertama masuk sekolah, saya sudah merasa nyaman karena menemukan teman-teman yang baik serta guru-guru yang perhatian dan selalu mendukung saya,” ungkap Wulan.

Di sekolah ini, Wulan tidak hanya mendapatkan pelajaran akademik. Ia juga mengikuti pendidikan karakter yang membantunya belajar tentang pengampunan. Perlahan, Wulan mulai membuka hati dan mencoba mengampuni orang-orang yang pernah menyakitinya.

Ia juga mendapat kesempatan belajar membatik, menggunakan komputer, serta mengembangkan bakat menari. Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah ketika dipercaya menari untuk menyambut kunjungan misi dari Korea.

Kini, Wulan telah menyelesaikan Paket B dan melanjutkan pendidikannya ke Paket C. Ia berharap dapat terus mempelajari berbagai keterampilan yang akan membantunya meraih cita-cita menjadi seorang akuntan. Bagi orang tua Wulan, PKBM OBI menjadi tempat belajar yang aman, hingga setiap kali Wulan berangkat sekolah, mereka tidak lagi merasa khawatir.

Share berita baik ini yuk!