Kecelakaan yang dialami Khaira Novita Hasanah (7 tahun) saat masih bayi membuatnya kehilangan penglihatan pada salah satu mata dan perlahan memengaruhi rasa percaya dirinya. Khaira merupakan anak didik PAUD OBI Tanah Harapan yang dikenal ceria dan aktif di sekolah. Namun, kehidupan Khaira dan keluarganya berubah setelah sebuah gunting tanpa sengaja melukai matanya.
Orang tua Khaira menjalankan usaha rumahan dengan membuat tali pinggang secara handmade yang saat ini merupakan salah satu UMKM binaan OBI. Saat Khaira masih bayi, ia sempat memainkan gunting tanpa disadari orang tuanya. Dalam kejadian tersebut, gunting itu tidak sengaja melukai salah satu matanya, sehingga harus di operasi.
Seiring bertambah usia, kecelakaan tersebut tidak hanya meninggalkan bekas luka fisik di area matanya, tetapi juga meruntuhkan rasa percaya dirinya. Meskipun begitu, semangat belajarnya tidak pernah surut, ia tetap datang ke sekolah walau harus ditunggu oleh ibunya.
“Sebelumnya Khaira sering merasa malu, mudah minder, dan sulit bergaul karena kondisi matanya,” tutur Ibu Nina, orang tua Khaira.
Khaira merasa kurang percaya diri dengan kondisi fisiknya sehingga ia tidak berani bergaul dengan teman-temannya di kelas. Melihat hal tersebut, para guru berusaha mendekati dan mendampingi Khaira secara perlahan.
Selain mengikuti kegiatan belajar, Khaira juga menonton Superbook setiap hari Jumat. Melalui kisah firman Tuhan yang disampaikan, Khaira belajar percaya bahwa Tuhan selalu menolong anak-anak-Nya.
Salah satu tema yang paling menguatkan Khaira berasal dari Superbook episode 514 berjudul “Penyelamatan”, dengan subtema “Aku Percaya Tuhan Menolongku.” Pesan tersebut mengingatkan Khaira untuk tetap kuat, berani, dan tidak menyerah menghadapi keadaan yang dialaminya.
Perubahan mulai terlihat dalam diri Khaira. Ia kini lebih terbuka dan mulai bergaul dengan teman-temannya di kelas. Khaira juga sudah lebih mandiri karena tidak lagi harus ditunggu oleh orang tuanya selama kegiatan belajar berlangsung. Ibunya sangat bersyukur dengan perubahan ini, “Terima kasih, karena setelah mendapatkan perhatian, dukungan, dan motivasi dari guru-guru di sekolah, Khaira mulai mengalami perkembangan yang sangat baik. Sekarang jadi lebih ceria, semangat datang ke sekolah, dan mulai berani bermain bersama teman-temannya.”
Perjalanan Khaira sejak kecil memang tidak mudah. Namun, melalui pendampingan dan perhatian yang diberikan secara khusus, rasa percaya dirinya perlahan tumbuh kembali. Mari dukung lebih banyak anak seperti Khaira agar mereka dapat bertumbuh, berani melangkah, dan memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik.
© Copyright 2024
Obor Berkat