Rosalia Loda Nangi (25 tahun), atau yang akrab dipanggil Ibu Ros, adalah seorang guru di PAUD Super5 TK Kristen Pahomba, Sumba Tengah, NTT. Di sekolah, ia mendampingi anak-anak belajar dan saat di rumah ia adalah seorang ibu bagi anaknya yang masih berusia 2 tahun.
Sejak kecil, anaknya yang bernama Ecy sering mengalami sakit, terutama sesak napas. Beberapa kali ia harus masuk rumah sakit, dipasangkan oksigen, bahkan menjalani proses penguapan agar bisa bernapas dengan normal. Setiap kali Ibu Ros harus melihat anaknya merintih kesakitan. Layaknya seorang ibu rintihan dan tangis dari buah hatinya membuat Ibu Ros merasa sangat sedih. Meskipun ia selalu berdoa untuk kesembuhan anaknya, ia masih sering merasa takut dan khawatir akan kesehatan anaknya.
Ketika Ibu Ros terus-terusan diterjang oleh rasa khawatir, ia teringat materi Super5 yang pernah ia ajarkan di kelas Play Group, yaitu “Aku Anak Pemberani.” Dalam materi itu, anak-anak diajarkan untuk tidak takut karena Tuhan Yesus menjaga dan menyertai mereka. Kalimat sederhana dari materi yang ia sampaikan, “Aku anak pemberani, sebab Tuhan Yesus bersamaku,” kemudian menjadi pegangan bagi Ibu Ros.
Kalimat itu sering ia ucapkan kepada Ecy saat anaknya sedang sakit. Bagi Ecy, kalimat tersebut menjadi suara yang menenangkan. Bagi Ibu Ros, kalimat itu menguatkan hatinya agar tidak larut dalam panik saat mendampingi anaknya.
Setelah melewati masa keluar masuk rumah sakit, Ecy akhirnya dinyatakan sembuh. Kini ia dapat bermain kembali dan semakin sehat setiap hari. Ibu Ros bersyukur, sebab materi sederhana dari Super5 bukan hanya menguatkan murid-muridnya, tetapi juga menguatkan dirinya sebagai seorang ibu.
© Copyright 2024
Obor Berkat