Sekolah Sementara Telah Diresmikan, Anak-Anak Kini Bisa Belajar Lagi

Terima kasih banyak, Mitra OBI. Kasih dan ketulusan Anda telah menghadirkan harapan baru bagi anak-anak yang terdampak bencana alam di Sumatera Utara dan Aceh Tamiang.

Banjir bandang yang merenggut nyawa orang tua mereka, nyaris ikut mengambil hak anak-anak untuk belajar dengan aman dan nyaman. Sejak Desember hingga awal Maret, aktivitas belajar sempat terhenti. Setelah itu, mereka harus belajar di tenda darurat yang panas dan pengap, sehingga sulit bagi mereka untuk berkonsentrasi. Sementara itu, pembangunan sekolah permanen diperkirakan masih membutuhkan waktu hingga 18 bulan.

Tidak hanya sekolah, satu-satunya ruang Sekolah Minggu di Aceh Tamiang juga rusak diterjang banjir bandang. Namun, sejak awal masa tanggap bencana, Anda telah berjalan bersama kami. Hingga akhirnya, 2 sekolah sementara dan 1 ruang Sekolah Minggu dapat selesai dibangun dan diresmikan pada pertengahan April 2026.

Bersama pemerintah daerah setempat, Bapak Sandi Baratha selaku Ketua Yayasan Obor Berkat Indonesia meresmikan sekolah sementara dan ruang Sekolah Minggu tersebut.

Salah satu sekolah sementara dibangun untuk anak-anak SD Negeri Alur Jambu, Kabupaten Aceh Tamiang. Sekolah ini melayani 117 siswa dengan 14 guru dan enam rombongan belajar. Dukungan serupa juga diberikan bagi SD Negeri Pagaran Honas, Kabupaten Tapanuli Tengah, yang melayani 103 siswa dari enam rombongan belajar. Selain itu, satu gereja HKBP di Aceh Tamiang yang biasa digunakan anak-anak untuk mengikuti Sekolah Minggu juga telah dibantu agar kembali menjadi ruang yang aman bagi mereka untuk belajar firman Tuhan.

Kami bersyukur, pendidikan anak-anak mulai pulih. Perjalanan ini tidak akan berhenti di sini. Bersama dukungan Mitra OBI, kami akan terus berusaha hadir bagi anak-anak terdampak bencana di Sumatera Utara dan Aceh Tamiang, agar mereka dapat kembali belajar, bertumbuh, dan memiliki harapan untuk masa depan mereka.

Share berita baik ini yuk!