Valerina Mulai Berani Bercerita Setelah Didampingi di School of Life

Tidak semua anak mampu menceritakan rasa takut yang pernah mereka alami. Begitu juga dengan Valerina, anak tunggal berusia 7 tahun asal Manado, Sulawesi Utara. Saat masih kecil, ia pernah mengalami kekerasan fisik dari seseorang yang dipercaya untuk menjaganya ketika orang tuanya sedang bekerja.

Pengalaman itu membuat Valerina tumbuh menjadi anak yang pendiam, pemalu, dan sulit mengungkapkan perasaannya Selama beberapa waktu, Valerina menyimpan rasa takut itu sendiri. Ia belum berani bercerita kepada orang tuanya.

Namun, perubahan perlahan mulai terlihat sejak ia mengikuti kegiatan School of Life (SOL). Di SOL, Valerina menemukan ruang yang aman untuk belajar dan bertumbuh. Ia senang karena bisa bertemu teman-teman, bermain, serta belajar menulis dan membaca.

Melalui pendampingan tutor dan pembelajaran bertema Self Awareness, Valerina mulai belajar mengenali perasaan seperti sedih, marah, dan senang. Kini, Valerina mulai lebih berani mengekspresikan diri. Saat ada teman yang mengganggunya, ia dapat melapor kepada tutor atau orang tuanya. Ia juga mulai bisa bercerita ketika merasa sedih.

Perjalanan Valerina masih terus berproses, tetapi perubahan kecil ini menunjukkan bahwa pendampingan yang penuh kasih dapat membantu anak kembali bertumbuh dengan lebih percaya diri.

Share berita baik ini yuk!