Noel Belajar Mengendalikan Emosi, Pelan-Pelan Hidupnya Berubah

Di kelas kecil Sanggar Belajar School of Life (SOL) GBI Nafiri Sion Tanete, Noel dikenal sebagai anak yang aktif dan penuh semangat. Namun di balik itu, ada satu hal yang sering membuatnya kesulitan: ia mudah marah. Hal-hal kecil dari teman-temannya sering ia tanggapi dengan emosi yang meledak-ledak, meskipun sebenarnya mereka tidak bermaksud menyakitinya.

Noel yang kini duduk di kelas 4 SD tinggal bersama mama, kedua adik, serta kakek dan neneknya di Tana Toraja. Dalam kesehariannya, ia adalah anak yang peduli pada keluarganya. Namun di lingkungan pergaulan, ia masih belajar memahami perasaannya sendiri. Beberapa kali ia menyesali sikapnya setelah marah, tetapi belum tahu bagaimana mengendalikan emosi dengan baik.

Perubahan mulai terjadi ketika Noel mengikuti pembelajaran School of Life dengan tema Self Awareness. Dalam materi itu, Noel belajar mengenali berbagai perasaan yang muncul dalam dirinya dan bagaimana meresponsnya dengan cara yang lebih baik. Ia mulai menyadari bahwa sebagai anak Tuhan, ia dipanggil untuk menunjukkan kasih, bukan kemarahan.

Sejak saat itu, Noel berusaha pelan-pelan mengubah sikapnya. Ia belajar menahan diri, berpikir sebelum bereaksi, dan mencoba memahami maksud teman-temannya. Prosesnya tidak instan, tetapi perubahan itu mulai terlihat dalam kesehariannya.

Kini Noel dikenal lebih sabar dan mampu mengelola emosinya dengan lebih baik. Ia belajar bahwa memahami perasaan sendiri adalah langkah penting untuk bertumbuh. Perjalanan Noel mengingatkan kita bahwa ketika seorang anak mendapat pendampingan yang tepat, perubahan kecil dalam hati bisa membawa dampak besar dalam hidupnya.

Share berita baik ini yuk!