Banyak keluarga di wilayah pedesaan Papua Barat masih mengandalkan makanan sederhana dari yang alam sediakan untuk mereka. Seperti sayuran yang mereka tanam sendiri. Meskipun begitu, sebagian besar keluarga ini tidak mendapatkan asupan protein yang cukup. Karena dengan kondisi keluarga mereka, protein seperti telur dan ayam bukan prioritas keluarga mereka. Bukan karena harganya terlalu mahal, melainkan karena penghasilan keluarga yang tidak menentu membuat mereka harus memprioritaskan kebutuhan pokok seperti beras dan mi.
Sarapan anak-anak pun sering kali hanya berupa teh manis dan umbi-umbian rebus. Akibatnya, tidak sedikit anak menunjukkan tanda kekurangan gizi kronis. Melihat kebutuhan ini, Obor Berkat Indonesia hadir untuk mendukung pemenuhan gizi anak. Melalui program Garden in School, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuh bagi kebiasaan hidup sehat dan mandiri.
Lewat proses yang panjang, pada tanggal 21–22 April 2026 bantuan Garden In School ini telah diserahkan kepada 4 PAUD Super5 di Papua Barat (PAUD Dock Prafi, PAUD Imanuel Mbrey Uly, PAUD Makarismos, dan PAUD Wampasi). Bantuan diserahkan kepada masing-masing PAUD berupa:
Melalui kebun sekolah dan pemeliharaan ayam petelur, anak-anak dapat menikmati tambahan asupan gizi dari sayur dan telur. Pada saat yang sama, orang tua juga belajar cara sederhana menanam sayur dan beternak dalam skala rumah tangga. Program ini juga dirancang untuk mendukung kemandirian sekolah.
Hasil kebun dan telur tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan gizi anak, tetapi juga berpotensi menjadi sumber tambahan pemasukan bagi operasional PAUD. Dengan begitu, sekolah perlahan dapat mengurangi ketergantungan pada bantuan dari luar. Kami berharap program Garden in School ini menjadi langkah kecil yang membuka harapan baru, bahwa perubahan bisa dimulai dari halaman sekolah, lalu bertumbuh bersama komunitas.
© Copyright 2024
Obor Berkat