Pelan Tapi Pasti, Lenny Belajar Berani Lewat Modul “Aku Istimewa”

Sejak awal mengikuti kegiatan di kelas, Lenny Glow Natasya Sirait (5 tahun) dikenal sebagai anak yang sangat pemalu. Ia sering menunduk saat diajak berbicara, enggan menjawab pertanyaan, bahkan pernah menolak ketika diminta maju ke depan kelas. Setiap kali ragu, ia hanya berkata pelan, “Saya nggak bisa, Bu.” Padahal, terlihat jelas bahwa Lenny sebenarnya memiliki potensi, hanya saja ia belum percaya pada dirinya sendiri.

Perubahan mulai terlihat setelah beberapa minggu mengikuti modul Super5 “Aku Istimewa.” Melalui lagu, cerita Alkitab, kegiatan menggambar, dan berbagi pengalaman, anak-anak diajak memahami bahwa setiap pribadi diciptakan Tuhan secara unik dan berharga. Suatu hari, Lenny berkata dengan pelan, “Tuhan juga buat aku istimewa, ya Bu?” Kalimat sederhana itu menjadi tanda awal perubahan dalam dirinya.

Sejak saat itu, Lenny perlahan mulai berani mencoba. Ia tidak langsung berubah sekaligus, tetapi setiap kali pesan “Aku istimewa karena aku anak Tuhan” diingatkan kembali, kepercayaan dirinya semakin bertumbuh. Untuk pertama kalinya, Lenny berani maju ke depan kelas memimpin doa bersama teman-temannya.

Kini, Lenny terlihat jauh lebih percaya diri. Ia berani tampil, aktif bernyanyi, dan bahkan antusias saat mendapat kesempatan memimpin kegiatan di kelas. Sebagai gurunya, saya bersyukur melihat perubahan ini. Melalui modul “Aku Istimewa,” Lenny bukan hanya belajar memahami dirinya, tetapi juga mengalami kasih Tuhan yang menolongnya bertumbuh dengan berani. Kini ia dapat berkata dengan yakin, “Aku istimewa karena aku anak Tuhan.”

Share berita baik ini yuk!