Sejak awal Michael Steve Imanuel (13) dikenal sebagai anak yang sulit diatur. Waktu kecilnya lebih banyak dihabiskan untuk bermain bersama teman-temannya di sekitar rumah. Terkadang hal ini membuat kedua orangtuanya khawatari, karena di lingkungan tersebut banyak anak yang tidak bersekolah dan menghabiskan hari mereka dengan bermain.
Pergaulan itu perlahan memengaruhi sikap Michael. Ia sering berkata kasar dan mudah melawan ketika dinasihati. Jika ibunya mengingatkan untuk belajar, jawabannya bisa ketus. Kalau diminta pergi ke gereja, ia sering membantah. Pergi pun kadang karena sudah dimarahi terlebih dulu.
“Kalau disuruh, kadang susah. Asyik main sendiri,” cerita sang mama. Kekhawatiran pun muncul. Bukan hanya soal nilai pelajaran, tetapi tentang karakter dan masa depannya.
Perubahan mulai terlihat ketika Michael mengikuti School of Life Gereja Baptis BCC Kampung Pom Bensin. Di awal, prosesnya tidak langsung mulus. Ibu Ida, tutor School of Life cukup kewalahan menghadapi Michael yang sering tidak mengerjakan tugas dan sulit dinasihati. Namun melalui pendampingan yang konsisten, sesuatu mulai berubah.
Salah satu materi yang paling membekas adalah tentang pribadi yang bertanggung jawab. Michael belajar bahwa Tuhan ingin setiap anak melakukan yang baik dan mengerjakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Dari situ, ia mulai mencoba berubah.
Hari ini, perubahan itu nyata. Michael tidak lagi membalas nasihat orang tua dengan kasar. Jika disuruh, ia langsung mengerjakan. Ia bangun sendiri saat tahu ada jadwal gereja atau SOL. Tidak perlu lagi diingatkan berkali-kali.
Di rumah, ia membantu mengambil air untuk mencuci piring dan ikut membantu ayahnya bekerja. Ia juga lebih rajin mengerjakan tugas sekolah. Ibu Ida pun melihat perbedaan besar: PR dikerjakan, sikapnya lebih tenang, dan ia kini duduk di depan saat ibadah.
“Sekarang tidak perlu teriak-teriak lagi. Dia sudah mengerti sendiri,” ungkap sang mama dengan lega.
Perubahan Michael bukan sekadar soal rajin ke gereja. Ini tentang hati yang dibentuk, karakter yang ditata, dan seorang anak yang memilih untuk menjadi lebih baik. Dan semua itu dimulai dari satu kesempatan untuk belajar dan bertumbuh.
© Copyright 2024
Obor Berkat