Di sebuah kawasan padat penduduk di Laguna, Kota Batam, berdiri sebuah warung sembako sederhana. Dari warung kecil inilah Ibu Mendowati (44 tahun) menopang hidup keluarganya. Sejak sang suami meninggal dunia ketika anak bungsunya masih berusia tiga bulan, Ibu Mendowati harus menjalani peran ganda—sebagai ibu sekaligus pencari nafkah bagi dua anaknya yang kini duduk di bangku kelas 5 dan kelas 4 SD.
Setiap hari, ia membuka warung di depan rumah, menjual kebutuhan pokok seperti beras, gas, galon air, ikan, sayur-sayuran, jajanan anak-anak, bumbu dapur, hingga minuman sachet. Namun, keterbatasan modal membuat warungnya sulit berkembang. Stok barang yang terbatas dan perlengkapan yang seadanya membuat pilihan belanja pelanggan tidak banyak. Ibu Mendowati sempat mencoba menjual melalui marketplace, berharap penjualan meningkat, tetapi variasi produk yang minim membuat usahanya belum menunjukkan hasil yang berarti.
Di tengah keterbatasan itu, semangat Ibu Mendowati tidak pernah padam. Ia menyimpan harapan besar agar warung kecilnya bisa bertumbuh, demi masa depan pendidikan kedua anaknya. Titik terang mulai muncul ketika ia mengantar anaknya mengikuti kegiatan School of Life (SOL). Guru SOL yang melihat dan mendengar langsung kondisi Ibu Mendowati kemudian menyampaikan situasi tersebut kepada fasilitator di lapangan. Informasi ini diteruskan kepada CBN melalui Divisi Obor Berkat, dan tim segera merespons.
Setelah melalui proses asesmen, CBN memberikan dukungan nyata berupa bantuan finansial dan perlengkapan usaha. Bantuan ini digunakan untuk menambah stok barang dagangan serta melengkapi alat pendukung warung, sehingga tampil lebih rapi dan menarik. Tidak berhenti di situ, Ibu Mendowati juga mendapatkan pelatihan dari SOL dan CBN, mulai dari pengelolaan warung sembako, literasi keuangan seperti pembukuan harian, hingga pelatihan pemasaran online dan pembuatan iklan sederhana.
Perubahan pun mulai terasa. Warung Ibu Mendowati kini lebih lengkap dengan variasi dagangan yang lebih banyak. Ia mengaku semakin bersemangat berjualan setiap hari, dan pendapatan bulanannya meningkat dibandingkan sebelumnya. “Sebagai seorang ibu yang membesarkan dua anak seorang diri, saya sangat bersyukur. Bantuan ini sungguh berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya dengan penuh haru.
Dari sebuah warung kecil, harapan baru kini tumbuh—menjadi penguat langkah seorang ibu untuk terus berjuang demi masa depan anak-anaknya.
© Copyright 2024
Obor Berkat