Kehadiran seorang adik, biasanya jadi momen bahagia untuk semua orang. Namun bagi Zefano momen itu justru memunculkan pertanyaan di benaknya, “Apa aku masih disayang?”
Zefano Bagus atau yang akrab disapa Fano, salah satu anak didik dari sanggar belajar School of Life Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) Candra Kencana Tulang Bawang Barat. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dan usianya masih 7 tahun.
Sebelum adiknya lahir, ia adalah anak bungsu dan mendapatkan kasih sayang yang sangat cukup dari kedua orangtuanya. Namun perasaan takut dan khawatir muncul saat adiknya lahir. Meskipun ia adalah anak laki-laki satu-satunya di rumah, rasa khawatir itu masih memenuhi pikirannya. Hingga hal ini membuatnya kehilangan semangat belajar dan jadi anak yang lebih banyak diam di kelas. Bahkan,
Tutor School of Life yang melihat perubahan sikap Fano, mendekati Fano dan membimbing Fano melalui pembelajaran Karakter di sanggar belajar School of Life. Melalui materi Self Awareness, khususnya tentang Mengenal Perasaan Dasar seperti takut, Fano belajar satu hal penting, bahwa perasaannya valid, tapi tidak semuanya benar. Ia belajar mengenali apa yang membuatnya takut, menerima perasaan itu, lalu mengelolanya dengan cara yang lebih sehat.
Sedikit demi sedikit, Fano mulai sadar bahwa pikirannya selama ini hanyalah kekhawatiran yang ia ciptakan sendiri. Nyatanya, orang tuanya tetap menyayanginya, sama seperti sebelum adiknya lahir. Ibunya, Ibu Winda, mengakui bahwa Fano sempat berubah dan sering merasa tidak dianggap. Tapi setelah dibimbing, Fano mulai membuka matanya dan melihat bagaimana kasih sayang kedua orangtuanya masih sama seperti yang dulu.
Tutor School of Life juga menyaksikan perubahan besar itu. Berawal anak yang pendiam, tidak bersemangat untuk datang ke sanggar belajar School of Lofe dan sering melamun, kini Fano kembali ceria. Ia lebih rajin belajar, lebih tenang, dan mampu menempatkan dirinya dengan baik, baik di rumah maupun di kelas.
Terima kasih, sudah jadi bagian dari cerita perubahan Zefano hari ini!
© Copyright 2024
Obor Berkat