“Biasanya pergi ambil air 4 kali dalam sehari ke mata air dengan mama,” ucap Hans Kristian Billi, seorang anak berusia 6 tahun dari Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya. Setiap pagi, siang dan sore, kakinya yang mungil menapaki jalan memasuki hutan bersama ibunya untuk mengambil air di mata air Wee Detal. Jaraknya sekitar 150 meter, namun jalannya naik turun, sehingga Hans sering merasa lelah dan harus berhenti di tengah perjalanan.
Wee Detal adalah sumber air yang keluar dari tanah dan dialirkan melalui belahan bambu. Saat musim hujan, alirannya deras, tetapi saat kemarau debit airnya menurun. Meski begitu, bagi Hans dan keluarganya, itulah satu-satunya tempat untuk mendapatkan air untuk mandi, memasak, mencuci, dan minum. Dalam sehari, Hans dan ibunya bisa mengambil air 3 hingga 4 kali.
“Pernah merasa gatal karena air kotor dan digigit ulat bulu,” ceritanya pada kami. Bahkan ia tak jarang Hans jatuh sakit karena mandi di siang hari yang terik.
Melihat kebutuhan masyarakat di komunitas ini, gembala gereja GKS Jemaat Ndapa Taka bekerja sama dengan Obor Berkat Indonesia agar dapat mengalirkan akses air bersih di komunitas ini. Sampai pada 10 Juli 2025, sebuah sumur bor bantuan Obor Berkat Indonesia telah diresmikan.
“Karena sudah ada sumur bor di desa kami, kami merasa lebih baik karena sumber airnya sudah lebih dekat. Sehingga meringankan pekerjaan kami dan anak-anak…” ungkap Ibu Christina, ibu Hans.
Sejak kehadiran sumur air bor di desa itu, Hans tidak perlu lagi turun naik bukit membawa ember dan jerigen yang berat. Ia tetap membantu mamanya mengambil air, namun jarak yang lebih dekat membuatnya tidak cepat lelah. Air yang ia dapatkan juga lebih bersih dan mudah diakses juga membuat Hans lebih semangat menjaga kebersihan diri.
Tidak hanya ibunya, Hans juga merasa sangat bersyukur dengan adanya sumur bor di desanya. Karena airnya sudah tersedia kapan saja ia butuhkan. “Terima kasih Obor Berkat untuk mendekatkan airnya, Tuhan Yesus memberkati,” ujarnya singkat, tanda syukurnya atas perubahan yang ia rasakan saat ini.
Terima kasih Mitra OBI, jika bukan karena kebaikan yang Anda berikan melalui kami, Hans masih harus terus berjalan menapaki jalanan dan masuk ke hutan hanya untuk satu jerigen air. Anda punya peran besar untuk pertumbuhan Hans dan anak-anak Ndapa Taka lainnya. Mari wujudkan hal yang sama untuk anak-anak lainnya di wilayah yang membutuhkan dengan cara berdonasi di bawah ini!
© Copyright 2024
Obor Berkat