Harapan yang Tumbuh Bersama Telur Asin di Tangan Ibu Eliyati

Terkadang Tuhan bekerja melalui hal-hal yang sederhana, seperti dukungan Anda untuk seorang Ibu dari Sidoarjo. Dari kedua tangannya yang hangat, Ibu Elyati mengubah telur bebek menjadi telur asin siap santap yang nikmat.  

Ibu Eliyati (34 tahun) hidup bersama suami dan dua anaknya yang masih sekolah. Suaminya bekerja sebagai buruh proyek harian lepas. Saat ada pekerjaan, kebutuhan keluarga bisa terpenuhi, namun ketika proyek berhenti, penghasilan pun ikut terhenti. 

Untuk membantu ekonomi keluarga, Ibu Eliyati mulai membuat telur asin. Tapi karena modal terbatas, ia hanya bisa berproduksi bila ada uang lebih. Penjualan pun tidak selalu lancar. Terkadang warung tempat ia menitipkan dagangan belum bisa membayar, atau telur-telurnya tidak laku. 

Melihat ketekunannya, gembala gereja setempat mengajukan Ibu Eliyati sebagai penerima bantuan Program Microenterprise OBI. Sejak Januari 2025, ia mulai mendapatkan pendampingan dan kesempatan untuk memasarkan produknya lebih luas. 

Salah satu pengalaman berkesan baginya adalah saat usahanya dijajakan di Pameran PRB 2025 di Mojokerto. Untuk pertama kalinya, Ibu Eliyati membawa 150 butir telur asin hasil buatannya sendiri. Awalnya ia ragu, takut tidak ada yang membeli. Tapi hasilnya di luar dugaan semua telur asin itu habis terjual! Banyak pengunjung yang menyukai rasanya dan memberi dukungan langsung. 

“Terima kasih OBI atas kesempatannya,” kata Ibu Eliyati sambil tersenyum. Kini, pesanan mulai berdatangan dari berbagai tempat. Ia berharap usahanya bisa terus berkembang dan membantu biaya sekolah anak-anaknya. 

Dari rasa syukur Ibu Elyati, kita bisa melihat bagaimana kesempatan sekecil apapun bisa membawa harapan baru. Mari terus bergandengan tangan dengan OBI agar bisa tetap memberikan kesempatan kepada banyak keluarga pra sejahtera yang membutuhkan. Karena kami percaya, setiap kebaikan yang Anda bagikan akan membawa terang di tempat-tempat yang membutuhkan. 

Share berita baik ini yuk!