Mytha, Si Kecil Egois yang Sudah Berani Minta Maaf Pada Kakaknya

Terlahir sebagai anak bungsu, seringkali membuat Shallomytha atau Mytha (9 tahun) menjadi anak yang mau menang sendiri. Beberapa kali hal ini malah menimbulkan pertengkaran antara ia dan kakaknya. “Biasanya berebut remote TV atau hal-hal sepele lainnya,” ungkap Ibu Wahin, ibunda Mytha. Sebagai adik, Mytha ingin dituruti. Jika tidak, ia mudah marah, sementara kakaknya pun kadang enggan mengalah.

Namun perubahan dimulai ketika Mytha mengikuti kelas pengembangan karakter di sanggar belajar School of Life Omah Bocah. Melalui tema yang diajarkan adalah “Aku Cinta Damai.” Anak-anak belajar bahwa setiap orang punya keinginan berbeda. Jika semua ingin menang sendiri, konflik akan selalu muncul. Agar hidup terasa lebih damai, setiap orang perlu belajar menghargai dan menerima perbedaan. Tidak disangka pembelajaran inilah yang membekas untuk Mytha dan perubahan dari karakternya pun terlihat.

Mytha dan kakaknya sudah tidak pernah bertengkar lagi. Ia dan kakaknya lebih sering berdikusi jika menginginkan hal yang sama. Misalnya, jika dulu televisi menjadi sumber keributan, mereka akan bergantian menonton acara kesukaan setiap 30 menit. “Ya udah kakak dulu sekarang lihat bola, abis ini aku ya liat kartun,” cerita Ibunya meniru Mytha.

Saat ini ia telah bertumbuh jadi anak yang lebih sabar dan menyadari sikapnya yang sering ingin menang sendiri. Bahkan berani meminta maaf kepada kakaknya, jika berbuat kesalahan. “Sudah jarang bertengkar sekarang. Mungkin karena usianya bertambah, dan juga karena belajar di Omah Bocah. Jadi emosinya semakin bisa dikendalikan,” jelas Ibu Wahin.

Tidak hanya dapat mengendalikan amarahnya, Mytha juga bertumbuh secara rohani. “Dulu Mita agak susah kalau diminta membaca Alkitab sebelum tidur. Tapi setelah ikut Omah Bocah, dia mulai terbiasa. Bahkan sekarang lebih berani bernyanyi di hadapan orang banyak saat pelayanan di gereja,” tambah Ibu Wahin.

Ibu Wahin, sangat berterima kasih pada sanggar belajar School of Life yang telah membimbing Mytha. Ia berharap School of Life tetap berjalan supaya semakin banyak anak yang bisa bergabung dan berkembang.

Share berita baik ini yuk!