Dari Kekurangan Air, Adel Belajar Merawat Tubuh

Vina Adelia Sanda, atau akrab disapa Adel, adalah anak kelas 3 SD dari Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Ayahnya bekerja sebagai petani, sementara Adel setiap minggu mengikuti kegiatan School of Life (SOL) Tanete.

Sehari-hari, Adel menghadapi kenyataan bahwa air bersih sulit didapatkan di lingkungannya. Kondisi ini membuat ia jarang mandi, bahkan malas mencuci rambut. Akibatnya, rambutnya dipenuhi kutu dan sering menjadi bahan ejekan teman-temannya. Adel merasa sedih, minder, bahkan sempat merasa dikucilkan.

Namun, perubahan mulai terjadi saat Adel mengikuti pelajaran di SOL dengan tema “Tubuhku Diciptakan” dan subtema Kurawat Tubuhku. Dari pembelajaran ini, Adel menyadari bahwa tubuh adalah anugerah berharga yang harus dijaga. Ia belajar bahwa merawat tubuh bukan hanya soal penampilan, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap hidup yang sudah ia terima.

Sejak saat itu, Adel mulai lebih rajin membersihkan diri. Walau akses air tetap terbatas, ia berusaha menjaga kebersihan tubuh dengan mandi lebih teratur, mencuci rambutnya, dan berlatih hidup sehat. Perubahan sederhana ini membawa dampak besar: Adel lebih percaya diri, merasa dihargai, dan tidak lagi dikucilkan oleh teman-temannya.

Kisah Adel membuktikan bahwa anak belajar merawat tubuh sejak dini akan bertumbuh lebih sehat, lebih percaya diri, dan mampu melihat tubuhnya sebagai anugerah yang bernilai.

Share berita baik ini yuk!