Benediktus Wili Wijaya, atau akrab dipanggil Wili, adalah anak berusia 11 tahun yang duduk di kelas 5 SD. Ia berasal dari keluarga sederhana, ayahnya bekerja sebagai buruh harian lepas dan ibunya seorang karyawan honorer. Meski dengan keterbatasan, Wili menemukan semangat baru lewat School of Life (SOL) Margodadi.
Awalnya, Wili sama sekali tidak bisa bermain musik. Ia hanya mengenal nama alat musik tanpa tahu cara memainkannya. Namun lewat kegiatan rutin SOL yang digelar seminggu sekali, ia belajar dasar-dasar musik: mengenal tangga nada, latihan chord, hingga mencoba berbagai alat musik seperti piano, gitar, angklung, dan drum.
Semangat Wili membuatnya berkembang pesat. Ia cepat menangkap setiap pelajaran musik, bahkan berlatih secara otodidak menggunakan aplikasi piano di handphone karena tidak memiliki alat musik di rumah. Tekad ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan halangan untuk mengasah talenta.
Kini, Wili tidak hanya mampu memainkan beberapa alat musik, tetapi juga memiliki mimpi besar: menjadikan musik sebagai sarana untuk pelayanan. Ia percaya musik bisa membawa sukacita, menguatkan, dan menjadi berkat bagi banyak orang.
Perjalanan Wili adalah bukti nyata bahwa anak belajar musik untuk pelayanan bisa dimulai sejak dini. Dengan bimbingan yang tepat, setiap anak berpotensi menemukan dan mengembangkan bakatnya, bahkan di tengah keterbatasan.
© Copyright 2024
Obor Berkat