Enam jam perjalanan dari Kupang, di sebuah sekolah kecil di Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur, ada 42 anak yang setiap harinya belajar dengan semangat. Namun, dulu semangat itu sering meredup karena sederhana saja: makanan bergizi sulit didapat.
Guru-guru TK Petra harus berjalan jauh, bahkan kadang naik ojek, hanya untuk membeli telur untuk melengkapi Sarapan Bergizi di sekolah. Sementara itu, banyak anak hanya membawa bekal seadanya dari rumah, seperti mi instan, tahu, atau tempe saja.
Semua berubah pada April 2025, saat program Garden for School hadir membawa harapan. OBI memberikan dukungan untuk sekolah ini berupa bahan-bahan untuk membangun kandang ayam, 20 ekor ayam petelur (kini tersisa 14 ekor), pakan untuk tiga bulan, bibit kangkung dan bayam, juga alat serta pupuk untuk berkebun.


Sejak itu, suasana sekolah jadi berbeda. Anak-anak bukan hanya belajar membaca dan berhitung, tapi juga memberi makan ayam, menyiram tanaman, dan melihat langsung bagaimana makanan sehat bertumbuh di halaman sekolah mereka.
Dan hasilnya? Hingga Selasa, 5 Agustus 2025, ayam-ayam di TK Petra sudah menghasilkan 193 butir telur segar. Ditambah panen kangkung dan bayam, kini setiap makan bersama terasa lebih bergizi dan penuh sukacita.

“Telur dari TK Petra lebih enak!” kata beberapa anak sambil tersenyum.
Bagi Kepala Sekolah, Ibu Nio Kasse, program ini adalah berkat besar:
“Anak-anak semakin rajin sekolah, guru-guru terbantu, dan kami merasa diperhatikan. Program Garden in School benar-benar membawa sukacita untuk sekolah kecil kami.”
Dari Kefamenanu, cerita sederhana ini membuktikan bahwa sebutir telur dan segenggam sayur bisa menyalakan semangat belajar dan harapan masa depan anak-anak.
© Copyright 2024
Obor Berkat