Usaha Bandeng Presto Jadi Tumpuan Hidup Pak Petrus

Pak Petrus Mulyono, pria berusia 58 tahun asal Ungaran, Semarang, dulunya menggantungkan hidup sebagai tukang bangunan. Bertahun-tahun ia bekerja keras mengangkat batu dan semen di bawah terik matahari, hingga usia dan kondisi fisik memaksanya berhenti.

Tak ingin hanya berpangku tangan, Pak Petrus beralih ke usaha kecil-kecilan dari rumah: memproduksi bandeng presto. Bersama istri dan cucunya, ia mengolah ikan dengan alat seadanya dari dapur rumah mereka. Sayangnya, keterbatasan peralatan membuat produksinya terbatas dan pendapatan pun tak mencukupi kebutuhan keluarga.

Situasi mulai berubah ketika bantuan dari Obor Berkat Indonesia hadir. Melalui dukungan para Sahabat OBI, Pak Petrus menerima sejumlah peralatan penting seperti presto besar, vacuum sealer, freezer, dan kemasan produk yang memungkinkan usaha bandeng prestonya berkembang.

Kini, usaha rumahan yang dulu terseok mulai menunjukkan harapan baru. Pak Petrus kembali menata hidup, satu langkah demi satu produksi, dari dapur yang sama namun dengan semangat yang jauh berbeda.

Share berita baik ini yuk!