Sarapan Bergizi Menambah Berat Badan Rihot dalam Satu Bulan!

Sarapan Bergizi Menambah Berat Badan Rihot dalam Satu Bulan!

Masih banyak warga di Desa Umbubalodano yang hidup dalam keterbatasan. Sebagian besar keluarga memiliki penghasilan kecil, sehingga sering kesulitan memenuhi kebutuhan asupan makanan bergizi bagi anak-anak mereka setiap hari. Kondisi ini diperparah dengan keterbatasan akses terhadap air bersih di daerah tersebut.

Salah satu anak usia dini yang menghadapi tantangan ini adalah Marihot Zega, atau akrab disapa Rihot. Ia adalah siswa di SPS BNKP Hiligeo Mazingo yang berusia 5 tahun dan berasal dari keluarga sederhana. Orang tuanya bekerja sebagai petani karet, menderes karet setiap hari untuk mencukupi kebutuhan hidup Rihot dan dua saudaranya.

Namun, dengan penghasilan mingguan yang kecil dan tidak stabil, mereka kesulitan menyediakan asupan makanan bergizi. Di rumah, Rihot bahkan jarang sekali minum susu; biasanya ia hanya makan nasi dengan lauk sederhana seperti ikan asin.

Dalam sehari, Rihot hanya bisa makan dua kali. Jika sedang tidak ada uang, ia bahkan hanya bisa makan sekali dalam sehari.

Kondisi Rihot yang Menyentuh Perhatian Guru

Berangkat ke sekolah tanpa sarapan bukanlah satu-satunya tantangan yang dihadapi Rihot. Setiap pagi, ia diantar ibunya ke sekolah dengan berjalan kaki sejauh 3 kilometer. Perjalanan yang cukup jauh ini sering membuatnya lelah dan kurang bersemangat saat berada di kelas.

Suatu hari, para guru memperhatikan Rihot tampak berbeda. Ia terlihat lesu, tidak ceria, dan kurang aktif seperti biasanya. Saat ditanya, dengan suara pelan ia menjelaskan bahwa dirinya kelelahan setelah berjalan kaki jauh dari rumah. Selain itu, ia juga tidak sempat sarapan karena makanan di rumah sangat terbatas.

“Kami makan dengan jatah supaya semua kebagian—Papa, Mama, aku, dan adik. Jadi saya tidak bisa makan banyak,” ungkap Rihot. Ketika ditanya apakah ia sering minum susu, Rihot menggeleng. “Mama tidak bisa beli susu karena tidak ada uang,” tambahnya.

Dampak Program Sarapan Bergizi pada Kesehatan dan Aktivitas Rihot

Anak-anak SPS BNKP Hiligeo Mazingo sedang sarapan bersama

Kondisi ini berubah ketika Obor Berkat Indonesia hadir melalui program Sarapan Bergizi Gratis yang diberikan kepada ratusan anak PAUD di daerah. Setiap hari, anak-anak di SPS BNKP Hiligeo Mazingo mendapat makanan bergizi yang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi mereka. Rihot, yang sebelumnya sering lemas, kini tampak lebih bersemangat saat menikmati sarapan yang disediakan.

Ia menyantap susu dan telur rebus dengan antusias. Dalam waktu satu bulan lebih, perubahan signifikan terlihat pada Rihot. Berat badannya meningkat dari 12 kg menjadi 14 kg, sementara tingginya bertambah dari 98 cm menjadi 100 cm.

Sarapan bergizi tidak hanya menambah berat badan Rihot, sebab kini Rihot lebih aktif, rajin datang ke sekolah, dan selalu ceria. Dengan asupan gizi yang cukup, ia tidak lagi lesu dan dapat mengikuti semua kegiatan di sekolah dengan semangat. “Makanan di SPS sangat enak dan bergizi,” ucapnya bahagia.

Program ini juga meringankan beban orang tua karena mereka tidak perlu lagi membeli camilan untuk anak-anak. “Terima kasih kepada OBI dan CBN yang telah memberikan program sarapan bergizi yang menambah semangat anak-anak. Program ini sangat membantu anak-anak di SPS BNKP Hiligeo Mazingo, memenuhi kebutuhan gizi mereka, dan meringankan pengeluaran keluarga,” ungkap salah satu guru.

Program Sarapan Bergizi Gratis ini tidak akan membawa dampak besar seperti ini tanpa uluran tangan Anda. Mari terus bergerak bersama Obor Berkat Indonesia untuk membantu lebih banyak anak-anak seperti Rihot agar hidup mereka berubah menjadi lebih baik.

Share berita baik ini yuk!