Konsumsi Gula Berlebihan? Kenali 7 Tanda Ini untuk Kesehatan Anda

Tanda Tubuh Anda Kelebihan Gula, Ini Cara Mengatasinya

Gula secara alami terdapat dalam makanan yang mengandung karbohidrat, seperti buah-buahan dan sayuran. Mengonsumsi sumber gula alami ini sebenarnya bermanfaat bagi tubuh, karena gula tersebut dicerna secara perlahan sehingga tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

Namun, yang menjadi masalah adalah konsumsi gula tambahan—gula yang ditambahkan ke dalam produk makanan untuk meningkatkan cita rasa atau memperpanjang masa penyimpanan. Gula tambahan ini banyak terdapat pada makanan seperti kue, permen, minuman ringan, jus buah kemasan, dan sebagian besar makanan olahan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI merekomendasikan agar orang dewasa membatasi asupan gula maksimal 50 gram atau setara dengan 4 sendok makan per hari. Mengikuti anjuran ini bisa membantu menjaga kesehatan dan mencegah gejala yang muncul akibat kelebihan gula.

Kelebihan gula dalam tubuh sering kali sulit disadari, tetapi sebenarnya ada tanda-tanda yang bisa menunjukkan tubuh Anda mengalami kelebihan gula. Simak tujuh tanda berikut untuk menjaga kesehatan tubuh Anda agar tetap prima.

  1. Rasa Lelah yang Tak Biasa : Jika Anda mudah merasa lelah meskipun sudah cukup istirahat, bisa jadi ini akibat tingginya kadar gula dalam darah. Kadar gula yang tinggi membuat tubuh bekerja lebih keras untuk menghasilkan energi. Ketika glukosa tidak diolah dengan baik, tubuh akan cepat lelah. Rasa lelah ini dapat menghambat produktivitas, bahkan dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari dan pelayanan Anda.
  2. Penglihatan Kabur : Tingginya kadar gula juga dapat mengganggu kesehatan mata. Kondisi ini terjadi ketika kadar gula menarik lebih banyak cairan ke lensa mata, menyebabkan perubahan bentuk lensa dan mengakibatkan penglihatan kabur. Meski mungkin sementara, penglihatan kabur ini dapat menjadi serius jika kadar gula tinggi dibiarkan terus-menerus.
  3. Cepat Merasa Lapar : Kelebihan gula dalam tubuh dapat menyebabkan resistensi insulin, yang berakibat sulitnya tubuh menyerap glukosa. Akibatnya, sel-sel tubuh merasa kekurangan energi dan menyebabkan rasa lapar yang berlebihan, meskipun Anda sudah makan. Hal ini bisa memicu keinginan untuk makan berlebihan, yang berpotensi meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.
  4. Kulit Bermasalah : Kadar gula tinggi dalam tubuh juga bisa memicu masalah kulit seperti jerawat, kulit kering, atau kemerahan. Insulin yang tinggi akibat gula berlebih dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit, yang menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.
  5. Mengidam Makanan Manis : Salah satu tanda paling umum kelebihan gula adalah keinginan yang kuat untuk makanan manis. Ketika tubuh terlalu terbiasa dengan gula, otak terus-menerus menginginkannya. Ini bisa menjadi lingkaran setan yang sulit dihentikan jika tidak dikendalikan.
  6. Perubahan Mood yang Cepat : Jika Anda sering merasa mudah marah dan bad mood tanpa alasan yang jelas, mungkin ini disebabkan oleh konsumsi gula yang berlebihan. Pernah mendengar istilah sugar crash? Saat kadar gula darah naik lalu turun dengan cepat setelah mengonsumsi gula, kondisi ini bisa menyebabkan tubuh lemas, perubahan suasana hati, hingga brain fog atau kebingungan mental. Selain itu, asupan gula yang berlebihan juga dapat memperburuk gejala kecemasan serta mengurangi kemampuan tubuh dalam menghadapi stres.
  7. Merasa haus terus dan mulut kering : Orang yang mengonsumsi gula berlebihan sering merasa haus meskipun sudah minum banyak. Mulut juga terasa kering, dan mereka cenderung sering ke toilet untuk buang air kecil. Ini terjadi karena fungsi ginjal terganggu ketika tubuh kesulitan mengatur kadar gula darah. Cairan yang seharusnya diserap kembali oleh ginjal malah terbuang bersama gula. Akibatnya, tubuh kekurangan cairan dan menyebabkan sering buang air kecil.

Tips Mengurangi Asupan Gula

Setelah terlalu nyaman mengonsumsi banyak makanan, sebagian besar orang akan merasa kesulitan untuk membatasi penggunaan gula dalam makanan. Namun ada beberapa tips untuk mengurangi asupan gula setiap hari, sebagai berikut :

  • Hindari makanan olahan yang mengandung gula, garam dan lemak yang tinggi, seperti biskuit, kue dan cemilan lainnya.
  • Kurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula tambahan, seperti minuman bersoda, permen, hingga jus buah kemasan.
  • Penting untuk diingat, baca nilai informasi gizi dari makanan atau bahan makanan yang Anda beli, sesuai anjuran takaran dari Kemenkes.
  • Perbanyak konsumsi makanan asli, seperti sayur, buah dan susu rendah lemak.
  • Perbanyak aktivitas fisik, seperti jogging, jalan santai atau bersepeda santai
  • Disarankan untuk melakukan pengecekan gula darah secara rutin, agar Anda dapat menyesuaikan kembali reaksi tubuh Anda yang akan apa yang Anda konsumsi.
  • Mulai dengan gaya hidup sehat, seperti aktivitas fisik secara rutin, kontrol porsi makan, beristirahat yang cukup dan kelola stres.

Menjaga tubuh agar tidak kelebihan gula bukan hanya tentang menghindari makanan manis, tetapi juga tentang menerapkan gaya hidup yang seimbang. Kenali tanda-tandanya dan jaga tubuh Anda agar tetap sehat!

Share informasi ini, agar orang lain bisa mengenali kondisi tubuh mereks saat ini!

Share berita baik ini yuk!