Rahmat salah seorang anak laki-laki yang tinggal di daerah yang sulit mengakses air bersih. Ia dan ibunya yang saat ini berusia 53 tahun tinggal sendirian di Desa Botombawo, Nias Utara.
Ayahnya telah meninggal dunia delapan tahun silam, sementara ketiga abang dan kakaknya terpaksa merantau ke luar daerah karena ekonomi yang tidak mencukupi di kampung. Meski dalam keadaan sulit, Rahmat tetap menjadi anak yang periang dan suka bergaul dengan teman-teman sebaya.
Rahmat dan ibunya tinggal di rumah kecil yang diwariskan oleh kakek neneknya. Kondisi rumah tersebut sangat memprihatinkan, terutama ketika hujan turun, air sering merembes masuk ke dalam rumah. Namun, mereka tetap bertahan karena tidak ada tempat lain untuk ditinggali.
Desa Botombawo terletak di atas dataran tinggi, sehingga sulit mengakses air bersih. Rahmat dan ibunya hanya bisa mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari.
BACA JUGA : Dedication Day: OBI Resmikan 35 Unit Tempat Penampungan Air di Desa Botombawo
Saat musim kemarau tiba, mereka harus menempuh perjalanan selama 30 hingga 50 menit berjalan kaki menuju sungai yang berjarak tiga kilometer dari rumah mereka demi mendapatkan air. Meskipun air dari sungai tersebut bukan air bersih, mereka tetap harus mengonsumsinya karena tidak ada alternatif lain. Akibatnya, mereka sering mengalami sakit perut dan kudis karena menggunakan air sungai tersebut.
Namun, kehidupan Rahmat dan ibunya berubah sejak adanya Program Rainwater Harvesting System yang diperkenalkan oleh Obor Berkat. Dengan sistem penangkapan air hujan ini, mereka kini memiliki akses ke air bersih yang cukup setiap harinya.
Air hujan yang tertampung cukup bersih dan dapat langsung digunakan untuk memasak, mencuci, dan minum. Mereka tidak lagi harus berjalan jauh ke sungai setiap hari, yang sangat menguras tenaga dan waktu.
Program ini tidak hanya memberikan akses terhadap air bersih, tetapi juga mengurangi beban pekerjaan mereka. Waktu yang sebelumnya dihabiskan untuk mencari air kini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan lain yang lebih produktif. Rahmat bisa lebih fokus belajar dan bermain dengan teman-temannya tanpa harus memikirkan perjalanan mencari air bersih setiap hari. Kehidupan mereka menjadi lebih mudah dan lebih sehat.
Rahmat sangat bersyukur atas adanya program ini. Bukan hanya soal air bersih, tetapi juga tentang peningkatan kualitas hidup mereka. Ibunya kini bisa lebih fokus pada pekerjaannya sebagai petani, sementara Rahmat bisa lebih fokus belajar. Program ini benar-benar membawa perubahan positif dalam kehidupan mereka di Botombawo.
Rahmat dan keluarganya berharap program seperti ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak desa yang membutuhkan. Mereka mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Obor Berkat atas bantuan yang luar biasa ini.
© Copyright 2024
Obor Berkat