Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana di Kabupaten Bekasi : Pelatihan Tanggap Bencana Berbasis Rumah Ibadah

Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana di Kabupaten Bekasi : Pelatihan Tanggap Bencana Berbasis Rumah Ibadah

Awal tahun 2023 lalu, Pemerintah Kabupaten Bekasi meminta warga untuk lebih waspada akan bencana yang terjadi di masa depan. Sebab Kabupaten Bekasi menjadi satu dari sejumlah wilayah di Jawa Barat yang terdapat potensi gempa akibat sesar baribis. Sementara itu, diatas sesar tersebut merupakan daerah pemukiman warga dan pabrik. 

Oleh karena itu, kesiapsiagaan menjadi kunci. Memahami potensi, mengikuti edukasi, membangun rencana keluarga, dan bergotong royong dalam komunitas adalah langkah penting. Maka dari itu OBI melalukan sebuah pelatihan tanggap bencana berbasis rumah ibadah bekerjasama dengan BPBD Kab. Bekasi 

Pelatihan diadakan pada 18 Juni 2024 di Cikarang Selatan, tepatnya di studio 2 gedung Multicommtech. Di tempat ini pelatihan diberikan untuk komunitas beragama area Cikarang dan sekitarnya. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini, terlihat dari jumlah peserta yang hadir lebih dari 60 orang.  

 Pelatihan dibuka dengan doa bersama dan sambutan hangat dari Adelina R. Simatupang, selaku manajer project dari Program Disaster Relief Obor Berkat. Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan oleh Mason Pigue selaku Director International Disaster Preparedness & Response Operation Blessing dan Diego Traverso selaku Director, International Disaster Relief Field Operation Blessing. Kemudian sambutan ditutup oleh Ibu Nely Hergendi selaku ketua Yayasan Obor Berkat Indonesia.  

Kegiatan dimulai dengan Adelina yang memaparkan materi pertama mengenai alasan mengapa tanggap bencana di rumah ibadah itu menjadi hal yang penting untuk diperhatikan dan krusial bagi masyarakat. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari BPBD dan BASARNAS dari Kabupaten Bekasi yang menjelaskan lebih detail mengenai kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gempa bumi.  

Menariknya, sebelum kegiatan berakhir, diadakan simulasi yang harus dilakukan ketika terjadi gempa bumi saat berada di dalam rumah ibadah. Semua peserta mengikutinya dengan semangat, salah satunya Ibu Florita.  

“yang Menarik pada pelatihan ini ketika kita melakukan simulasi ya…karena kita langsung praktik, terkhusus untuk saya yang pernah mengalami bencana gempa bumi.” ungkapnya. 

Obor Berkat Indonesia berharap ilmu yang dibagikan bisa dibagikan kepada kerabat dan  masyarakat beragama lainnya.  

Share berita baik ini yuk!